SPPG Sergai Terus Salurkan Ribuan MBG Untuk Warga Terdampak Banjir
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bergerak cepat mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke berbagai titik pengungsian dan pemukiman warga.
Selama dua hari, tercatat sebanyak 17.500 porsi MBG telah disalurkan kepada korban banjir di beberapa kecamatan yang terdampak paling parah.
Distribusi MBG dilakukan di Kecamatan Pantai Cermin, Perbaungan, Teluk Mengkudu, Sei Rampah, Sei Bamban, Dolok Masihul, Tebing Tinggi, Tanjung Beringin, Pergulaan serta sejumlah wilayah lainnya yang mengalami dampak signifikan akibat banjir yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai, Nurhasanah Ritonga, saat dihubungi wartawan melalui WhatsApp pada Sabtu (29/11/2025), ia menjelaskan bahwa pendistribusian MBG telah dimulai sejak hari Jumat hingga hari Sabtu.
Pada hari pertama itu, sekolah-sekolah di Sergai terpaksa diliburkan karena tingginya genangan banjir. Hal tersebut membuat MBG yang biasanya dialokasikan untuk anak sekolah dialihkan sepenuhnya kepada masyarakat korban banjir.
“Sejak kemarin, pendistribusian MBG sudah kami lakukan. Pada Jumat, total sekitar 12.000 paket MBG berhasil disalurkan ke titik-titik prioritas banjir di Kecamatan Pantai Cermin, Perbaungan, Teluk Mengkudu, Sei Rampah, Sei Bamban, Dolok Masihul dan Kecamatan Tebing Tinggi,” terang Nurhasanah.
Menurut Nurhasanah, SPPG lainya kembali mendistribusikan sekitar 5.500 paket MBG, upaya penyaluran makanan bergizi ini terus berlanjut pada hari Sabtu, salah satunya SPPG Pergulaan Sei Rampah.
“Untuk hari ini, pendistribusian berlanjut dengan jumlah kurang lebih 5.500 paket yang kami arahkan ke Kecamatan Pantai Cermin, Perbaungan, Teluk Mengkudu, Sei Rampah, dan Kecamatan Sei Bamban,” jelasnya.
Nurhasanah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tim Satgas yang telah membantu dan berkolaborasi dalam upaya penanganan warga terdampak banjir di Sergai. Begitu juga para mitra dan relawan di setiap SPPG tersebut memiliki peran besar dalam memastikan MBG tiba tepat waktu kepada warga yang membutuhkan.
“SPPG Sergai siap membantu masyarakat yang terdampak banjir dan akan terus berusaha semaksimal mungkin. Harapan kami, cuaca segera membaik sehingga situasi dapat kembali normal,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala SPPG Pergulaan Sei Rampah Fitri Insani Harahap, S.Pd mengatakan, akibat curah hujan yang terus menerus turun sehingga sejumlah wilayah Kabupaten Sergai seperti Kecamatan Sei Rampah dilanda banjir.
“Jadi hari ini Sabtu, kami SPPG Pergulaan Sei Rampah dengan bantuan pihak mitra, relawan dan juga dukungan Tim Satgas Kabupaten Sergai bergerak cepat memberikan bantuan makanan bergizi kepada masyarakat korban banjir,” ungkapnya.
Fitri juga menyampaikan, penyaluran makanan bergizi ini dilakukan sebagai wujud kepedulian serta respons cepat terhadap kondisi warga terdampak banjir khususnya di Sei Rampah.
Bantuan ini sebutnya, merupakan pengalihan manfaat dari penyediaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolah kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Ini berdasarkan Surat Edaran BGN yang diterbitkan dengan menginstruksikan alokasi makanan bergizi untuk peserta didik dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah masing-masing,” ujar Fitri.
Kepala SPPG Pergulaan Sei Rampah menjelaskan, bantuan makanan siap saji yang disalurkan sebanyak 1.400, dengan rincian 1000 paket makanan kering (roti) dan 400 porsi makanan basah siap saji.
“Bantuan makanan bergizi ini kami berikan di posko-posko pengungsian banjir dan juga ada yang langsung kepada warga terdampak,” terang Fitri.
Sebelumnya, Bupati Sergai H. Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati Adlin Tambunan dan Sekdakab Suwanto Nasution menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan SPPG.
Menurutnya, dalam situasi bencana alam seperti yang terjadi di Sergai, BGN memberikan izin kepada seluruh SPPG untuk menyalurkan MBG sebagai bentuk kepedulian dan pertolongan cepat kepada masyarakat terdampak. (MR/AS)
