Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Sumber Melati Dusun VII Kecamatan Sunggal Aksi Tanam Pohon dan Tutup Jalan
METRORAKYAT. COM, DELISERDANG – Puluhan Warga Dusun VII Desa Sumber Melati Kecamatan Sunggal melakukan aksi damai dengan menanam pohon pisang di badan jalan yang rusak dan tergenang air serta menutup akses jalan Payabakung, Selasa (3/6) baru baru ini.
Aksi ini sebagai bentuk kekesalan seluruh warga Desa Sumber Melati karena tidak terealisasinya perbaikan jalan Paya Bakung yang sudah seperti kubangan kerbau.
HS (55) Warga Payabakung didampingi warga lainnya mengaku jika usulan warga kepada Kepala Desa Sumber Melati, Naryo dianggap tidak pernah mempedulikan keluhan warga, padahal ada banyak dana bantuan pembangunan Desa seperti dana Desa yang dianggap warga penggunaannya tidak transparan dan diduga tidak disalurkan untuk perbaikan infrastruktur Desa.
” Sudah setahun lebih, kades kami itu tidak pernah peduli terhadap keluhan kami. Jalan Payabakung ini bukti ketidaknyamanannya pedulian Kepala Desa Naryo untuk kenyamanan warganya dan nasyarakat umum yang melintas. Sudah kayak kubangan kerbau. Abang lihat lah sendiri. Kami sudah muak terhadap janji janji Kepala Desa yang tidak pernah ditepati, “teriak HS bersama puluhan warga.
Selain itu, dikatakan HS, sejak menjadi Kepala Desa, Sunaryo hanya mementingkan diri sendiri dan tidak mau tahu keluhan warganya. ” Kami minta agar kades Naryo di evaluasi karena kami warganya saja sudah tidak dipedulikan. Jangan lagi pilih kepala Desa yang tidak mementingkan warganga, “teriak warga.
Selanjutnya, warga pun spontan menanami pohon pisang di badan jalan yang berlobang dan digenangi air. Ada juga warga yang menutup akses jalan dengan kayu agar masyarakat tidak melewati jalan itu karena rusak parah.
Terpisah, Kepala Desa Sumber Melati, Sunaryo kepada wartawan mengakui jika jalan Payabakung dan Jalan Diski rusak dan sudah pernah diusulkan dari Tahun 2023 sampai tahun 2025. Selasa (10/6).
Sunaryo juga menambahkan jika jalan rusak karena belum memiliki drainase.
“Ya bang, terkait dengan jl. Diski dan. 3 jl. Payabakung kita sudah usulkan dari tahun 2023 sampai 2025 sudah kita usulkan 4 kali pengusulan dan yang terakhir bulan kemarin ke UPT PU Deli Serdang di Jl. Payabakung. Dan sudah kita siram sertu sampai 5 DT dan bertahap. Ya namanya tdk ada dranasenya timbunan tersebut terkikis air, terakhir kemarin kunjungan bupati sudah saya sampaikan sama bupati Deli Serdang langsung, dn alhamdulilah thn ini mungkin terealisasi, begitu kata Upt pu kita tunggu aja bang mudah2an terlaksana, “ujar Kades Naryo melalui pesan WhatsApp pribadinya.
Dikatakan Naryo lagi, untuk sementara masyarakat meminta agar pihak desa bekerjasama perusahaan yang ada di desa Simpang Diski, desa Serba Jadi dan desa Payabakung untuk kontribusinya terhadap Jalan Disimpang Diski.
“Dan kita sudah menghubungi perusahaan tersebut alhamdulilah responnya positip mau membantu mereka, mungkin itu aja bang yg bs saya sampaikan makasi sebelumnya bang, ” tulis Naryo kepada awak media.
Sementara itu, HS dan beberapa warga saat mengetahui tanggapan Kades Naryo yang dinilai mencari kebenaran langsung merespon dengan mengatakan bahwa pernyataan Kades Sunaryo kepada wartawan adalah bohong.
“Bohong itu bang, setelah kami tanami pohon pisang semalam, maka ada responya kalau tidak kades Sunaryo seperti tidak ada respon, dan itupun dia janji semalam di depan kanit Intel Polsek Sunggal dalam minggu ini kades akan siram sertu 5 dam truk engkel. Jadi dia bohong kalau dia sudah siram sertu 5 dam truk, “ucap warga kesal. (MR/Irwan)
