Prapaskah, Umat Katolik di Bari Berikan Bantuan Sosial Ke OGDJ dan Warga Kurang Mampu
METRORAKYAT. COM, MABAR – Dalam masa Prapaskah Tahun 2025 Umat Katolik KBG Santa Familia Stasi Bari, Paroki Santu Martinus Bari memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada orang dengan ganguan jiwa (ODGJ) dan warga kurang mampu di Labuliang, Desa Bari, Kecamatan Macang Pacar. Selasa, (25/03/2025)
Saat diwawancarai media ini, Ketua KBG Santa Familia sekaligus Kepala Sekolah SMPN I Pacar (Fernandes Goa) sampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial ini sebagai bentuk kepedulian antar sesama dan bagian dari spiritual iman dalam masa Prapaskah yang sebentar lagi kita rayakan bersama. Bantuan ini. Kata Fernandes Goa “tidak seberapa hanya saja berupa beras, dan kebutuhan pokok lainnya,”ujarnya.
Lanjutnya, kegiatan ini juga akan menjadi tradisi tahunan bagi KBG Santa Familia yang dimana bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan bantuan di masa-masa penting seperti Prapaskah ataupun hari raya besar lainnya bagi umat Katolik.
Dalam kegiatan ini, umat KBG Santa Familia berpartisipasi aktif dengan berbagai cara, seperti mengumpulkan dana, menyumbangkan sembako, dan membantu dalam proses pembagian. Kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mempereratkan ikatan antara umat Katolik dan masyarakat sekitar.
Selain itu, umat KBG Santa Familia juga berpartisipasi dalam gerakan Aksi Puasa Pembangunan (APP), yang bertujuan untuk mengajak umat untuk menghayati iman di masa prapaskah dan melakukan pengumpulan dana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Gerakan ini tujuannya untuk membangkitkan semangat solidaritas di tengah umat dan melakukan aksi nyata untuk membantu sesama”, ujar Ketua KBG Santa Familia Fernandes Goa
Kasimirus Rahmat, salah satu umat yang turut hadir dalam kegiatan bantuan tersebut menambahkan bahwa sasaran dari bantuan yang diberikan itu sudah melalui kesepakatan bersama dari umat KBG Santa Familia, yang dimana mereka sangat peduli terhadap sesama saudara – saudara kita yang kurang mampu dan OGDJ.
Menurut Kasim, kegiatan ini bagian dari memperkuat tali silaturahmi dan aksi solidaritas antar sesama, serta memberikan motivasi bagi yang lain untuk terus bersedekah dan memperhatikan orang-orang di lingkungan sekitar kita.
“Bukan masalah nominal atau jumlah bantuannya, tapi niat tulus dan rasa tanggung jawab sosial kami terhadap saudara kita kurang mampu sangat bermanfaat dan membutuhkannya,” tutupnya. (MR/eras).
