Punguan Hutasoit Boru,Bere/Ibebere Sukadono Bona Taon ke Peken Tebu-Sibolangit

Punguan Hutasoit Boru,Bere/Ibebere Sukadono Bona Taon ke Peken Tebu-Sibolangit
Bagikan

METRORAKYAT.COM, DELISERDANG – Untuk mengucap syukur di awal tahun 2025 kepada Tuhan, Punguan (Kumpulan) Hutasoit boru bere/ibebere sektor sukadono melakukan syukuran awal tahun (Bona Taon) 2025 ke Peken Tebu-Sibolangit, Minggu (23/02/2025). Bona Taon merupakan tradisi tahunan masyarakat Batak, khususnya marga Hutasoit, untuk menyambut tahun baru dengan penuh syukur dan harapan. Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota marga, sekaligus melestarikan budaya dan tradisi leluhur

Berbagai kegiatan menarik mewarnai Bona Taon ini. Acara diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin sebagai Liturgis adalah St.P.M.Banjarnahor. Yang menyampaikan Firman Tuhan oleh Ny.B.Hutasoit / Br.Panggabean,S.Th dengan topik khotbah tentang pentingnya hidup rukun dalam keluarga besar Hutasoit di sektor Sukadono. Bukan hanya hidup rukun di keluarga besar Hutasoit, tetapi dapat hidup rukun di tengah-tengah keluarga, masyarakat, Bangsa dan Negara. Adapun thema acara syukuran awal tahun tersebut yaitu menjalin persaudaraan yang rukun (Mazmur 133 : 1 – 3).

Setelah ibadah syukur, acara kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama, dimana seluruh anggota menikmati hidangan yang disiapkan panitia dalam suasana kebersamaan yang akrab. Makanan yang dibawa anggota punguan juga dapat dibagi kepada anggota yang lain sebagai bentuk saling berbagi antara yang satu dengan yang lainnya.

Manortor atau tarian tradisional tortor menjadi salah satu daya tarik utama dalam Bona Taon. Para anggota Hutasoit, baik tua maupun muda, dengan antusias menari manortor bersama, menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat. Dimulai dengan manortor dari marga hutasoit sebagai hula-hula dan kemudian dilanjutkan dengan manortor dari pihak boru maupun bere/ibebere.Selain tortor, juga turut ditampilkan permainan / games yang sangat menghibur para peserta bona taon. Panitia juga menyiapkan bingkisan atau hadiah yang sangat menarik di setiap sesi permainan bagi siapa yang menjadi pemenangnya.

Dalam sambutannya mewakili panitia, Irvan J.M.Simatupang menyampaikan begitu terharu melihat bona taon kali ini sangat antusias yang di ikuti oleh anggota punguan hampir 80 orang. Bahkan sampai merental mobil 3 unit untuk keberangkatan ini selain mobil dari anggota punguan. “ saya merasa tidak layak menyampaikan sambutan mewakili panitia karena masih banyak lagi yang lebih senior/tua untuk dapat mengerjakannya ini, bahkan dari hula-hula hutasoit masih banyak yang bisa mengerjakannya, tapi karena sudah instruksi amang BPH, saya selaku hela/menantu harus siap menjalankannya dengan maksimal. Terimakasih kepada seluruh anggota pungguan yang telah mendukung kegiatan ini dari awal hingga selesai nantinya” ujarnya.

Kemudian dilanjutkan sambutan tahun baru mewakili boru adalah St.Drs.J.Sinaga / Br.Hutasoit. Mewakili dari bere adalah Ny.Sinambela/Br.Silaban. Mewakili paniaran/istri marga Hutasoit adalah Ny.B.Hutasoit / Br.Nababan. dan mewakili Marga Hutasoit adalah L.Hutasoit / Br.Hutagalung.

Sementara Ketua Punguan Hutasoit Boru, Bere / Ibebere Sektor Sukadono, B.Hutasoit/Br.Marbun (Op.Kyla) dalam sambutannya mengatakan, apresiasi atas partisipasi seluruh anggota punguan Hutasoit Sukadono dalam acara tersebut sehingga dapat berjalan dengan lancar. B.Hutasoit juga mengajak seluruh anggota untuk senantiasa menjaga solidaritas dan kekompakan, sesuai khotbah Hamba Tuhan yang mengharuskan kita hidup rukun serta berkontribusi positif bagi punguan, terutama untuk dapat hadir selalu di partangiangan –partangiangan setiap bulannya.

Acara ditutup dengan acara bebas dengan mandi-mandi di sungai serta bernyanyi sambil menikmati udara segar alam terbuka yang masih sejuk dan asri. Bona Taon Punguan Hutasoit Sektor Sukadono tahun 2025 tersebut berjalan sukses dan lancar. Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan pesan moral yang penting, yaitu pentingnya menjaga persatuan, melestarikan budaya, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan. Terpisah panitia mengkonfirmasi awak media bahwa saldo dana kepanitiaan sekitar 3 jutaan, “tutupnya.(MR/red)

Metro Rakyat News