Diduga DLH Ogan Ilir Mati Suri, Warga Resah Sampah Menumpuk Di Pasar Tanjung Raja
METRORAKYAT.COM, OGAN ILIR — Diduga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ogan Ilir mati suri, hingga siang hari ini tumpukan sampah yang berada di pasar Tanjung raja Kabupaten Ogan Ilir belum ada tanda tanda bakal diangkut oleh pihak Dinas terkait dan tumpukan sampah tersebut semangkin menambah.
Bau menyengat menjadi santapan bagi masyarakat yang melintas, karna jalan yang dilalui masyarakat tersebut dekat dengan tumpukan sampah tersebut. Selain baunya sangat menyengat juga tidak elok dipandang mata.
Semestinya hal ini jangan sampai terjadi, karna DLH adalah merupakan unsur pelaksana Pemerintah Daerah dibidang Lingkungan Hidup yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas. Kepala DLH berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
Dari pantauan Awak media dilokasi memang terlihat adanya tumpukan sampah yang belum diangkut oleh petugas kebersihan padahal tumpukan sampah sudah mengeluarkan bau yang menyengat namun sayangnya belum dilakukan tindakan dari pihak terkait.
Melihat pemandangan sampah yang tak bertuan ini tentunya menjadi PR bagi Dinas terkait agar selalu aktif memantau kebersihan sampah di perkotaan mengingat armada pengangkut sampah memang telah disiapkan Pemerintah daerah Kabupaten Ogan Ilir.
Berdasarkan Informasi yang didapat awak media tidak jauh dari lokasi tersebut mengatakan, bahwa para pengguna jalan dan warga Kelurahan tanjung raja sangat kecewa dengan kinerja pihak kebersihan yang terkesan tidak peduli.
“Seharusnya sampah yang telah menumpuk ini segera diangkut mengingat baunya yang menyengat dan berdampak juga bagi kesehatan masyarakat dan juga bagi para pengguna jalan, karna jalan ini merupakan akses masyarakat sehari hari,” kata Hendri salah satu warga sekitar kepada awak media ini. Kamis (11/04/2024).
Hendri melanjutkan, warga sangat resah dengan sampah yang semangkin menumpuk. Sementara belum ada tanda tanda dari dinas terkait akan mengangkut sampah tersebut.
“Hingga siang hari ini sampah yang menumpuk itu belum juga diangkut, seharusnya pihak dinas terkait selalu aktif mengawasinya demi menjaga Kesehatan dan kenyamanan masyarakat di lingkungan sekitar.” ucapnya.
Diajuga berharap agar kedepan pihak dinas terkait aktif memantau tumpukan sampah, karena ini bisa menjadi salah satu penyebaran penyakit dan menganggu keindahan kota.pastinya.
“Kami warga sekitar berharap kepada pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, agar sampah sampah ini jangan lagi sampai menumpuk seperti ini, selain baunya sangat menyengat, air yang mengalir dari sampah tersebut menyebar kemana mana,” ungkapnya.
Sementara itu, Mira selaku Plt Kadin DLH saat dihubungi awak media ini melalui Whatsaap nya nomor : 0812731xxxx untuk konfirmasi, tidak ada tanggapan hanya dibukanya saja.
Seharusnya sebagai pejabat yang mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Kabupaten Ogan Ilir, dia harus Profosional dalam bekerja dan selalu menjaga etika, bukannya seperti ini. Mengabaikan setiap pesan Whatsaap yang masuk, tindakan yang dilakukannya ini dapat merusak citra dan nama baik Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. (MR/YOPI007)
