Getar Sumut : Edy Rahmayadi Figur Non Visioner dan Miskin Ide

Getar Sumut : Edy Rahmayadi Figur Non Visioner dan Miskin Ide
Keterangan Foto:Kerua LSM Gerakkan Rakyat (Getar Sumut) M. Iqbal, (METRORAKYAT.COM/OS)
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN –  Pertarungan kontestasi politik di sumut, Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu 2024)tak lama lagi, figur yg masih mencuat dari beberapa media dan pengamat masih menyajikan sosok Edy Rahmayadi akan kembali mencalonkan. LSM Gerakkan Rakyat (Getar Sumut) M. Iqbal, yang di dampingi Fajar (Sekjend Getar) Sabtu, (06/04) di Cafe DWS, mengatakan bahwa, dalam kurun 5 tahun kepemimpinan Edy Rahmayadi bisa secara objektif. “Kita melihat gaya kepemimpinan serta kebijakan yang lahir dari dirinya yang sama sekali tak mencerminkan kepemimpinan yang pro rakyat, lebih memunculkan gaya arogansi serta pendekatan humanis sama sekali minim dalam menyelesaikan persoalan rakyat yang ada di Sumatera Utara, “ujarnya.

Lebih lanjut, Iqbal menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu dinilai dari apa yang dirinya dilakukan khususnya penyelesaian konflik lahan masyarakat dengan pemerintah dan mafia tanah, sama sekali selama menjabat dirinya jangankan memberikan solusi untuk merespon saja sama sekali tak terbesit didalam dirinya.

Padahal masyarakat sumut itu tingkat persolan konflik lahan pertanian paling tinggi.

“Hal ini saya sampaikan karna, saya sendiri dan beberapa kelompok tani merasakan. Belum lagi bagaiman dirinya merespon persoalan rakyat ketika beberapa organisasi secara langsung menyampaikan aspirasinya sering sekali Edy Rahmayadi acuh bahkan kalaupun dirinya menerima aspirasi tersebut dengan cara yang kurang humanis. Ditambah banyak proyek jalan provinsi yang tak kunjung terbukti dengan baik, pembangunan khususnya di pembangunan sarana prasarana pendidikan yang tak optimal, serta birokrasi yang carut marut dengan seringnya merotasi jabatan, “sebutnya.

Makanya, sambung dia lagi, disayangkan juga entah apa prestasi yang dihasilkan beliau, tapi masih saja ingin mencalonkan. “Bagi saya, Edy Ramahyadi itu secara figur sudah usang tak perlu lagi tampil dalam kontestasi 2024 pilgubsu. Realita dilapangan bisa dilihat masyarakat sumut yang mana ide kebijakan nya menyentuh masyarakat kecil, bagi saya partai partai cerdas lah melihat jangan rakyat disuguhkan calon miskin prestasi, “katanya.

Dia mengatakan lagi, jika Rakyat Sumut butuh pemimpin yang segar, kaya ide serta pemimpin yang humanis . “Sudah cukup beliau itu diberi kepercayaan periode kemarin kedepan persoalan rakyat terkhusus persolan konflik lahan petani harus bisa diselesaikan pemimpin yang punya nyali berhadapan dengan mafia tanah bukan bersengkokolan yang dibangun,” ucap Iqbal sekaligus mengakhiri pandangannya terkait Figur Edy Rahmayadi. (MR/OS)

Metro Rakyat News