Paulus Ganor, Caleg PKB No. Urut 4 Dapil 2 Gelar Ritual Adat Wuat Wa’i di Kampung Nangka

Paulus Ganor, Caleg PKB No. Urut 4 Dapil 2 Gelar Ritual Adat Wuat Wa’i di Kampung Nangka
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MABAR  – Calon Anggota Legislatif Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Manggarai Barat Nomor Urut 4 dari Dapil 2, Paulus Ganor menggelar ritual adat perutusan (wuat wa’i) di Kampung Nangka Longge Ta’ang, Desa Raba, Kecamatan Macang Pacar, Untuk maju dalam perhelatan pemilihan legislatif pada Februari 2024 mendatang. Selasa (03/10/2023) Malam.

Tua Adat Stevanus Selamat, dalam acara ritual Wuat Wa`i, menjelaskan bahwa acara yang sedang berlangsung ini merupakan acara adat dalam rangka memberikan restu baik dari keluarga besar maupun dari para leluhur dalam mendukung Paulus Ganor menuju Pileg Manggarai Barat 2024.

“Acara Wuat Wa`i ini untuk memberikan pengutusan bagi seseorang yang mau berjuang, dan saat ini, Paulus Ganor untuk maju menjadi DPRD di Kabupaten Manggarai Barat sehingga atas dasar itu, dilakukan upacara adat ini,” kata Stevanus

Lanjutnya ritual Wuat Wa`i ini juga merupakan ritual yang isinya memohon restu dari para leluhur dan segenap keluarga besar kepada anak kami Paulus Ganor dalam bertarung menuju pileg 2024 mendatang.

Stevanus berkisah, Paulus Ganor merupakan sosok tokoh muda yang mampu menjadi “letang temba” dari keluarga besar Kampung Nangka, Longge dan Luju. Oleh karena itu menurutnya momentum ini patut disyukuri sehingga malam ini kami melaksanakan ritus adat.

“Kami mempercayai ritual ini memberikan kekuatan baik rohani maupun jasmani untuk anak kami Paulus Ganor dalam sebuah pertarungan politiknya ,” jelasnya.

Pantauan media ini, ritual tersebut dipimpin oleh seorang tokoh adat yang paling dihormati dari keluarga besar Nangka, Longge dan Luju.

Sebelum digelar upacara adat Wuat Wa`i, ada kata penyampaian yang disampaikan oleh keluarga besar “Anak Rona, Woe dan Ase-Kae serta seorang tokoh adat sambil memegang seekor ayam putih pertanda acara adat segera dimulai.

Sementara itu saat acara dimulai, digelar pula doa dalam bahasa adat Manggarai sambil dua orang tokoh anak muda memegang ayam putih.

“Ayam putih ini menunjukkan lambang kesucian dan sebagai simbol yang mulia dalam Perjuangannya. Itu ditujukan buat calon DPRD Paulus Ganor yang akan bertarung nanti,” jelasnya.

Sedangkan adik kandung dari Paulus Ganor yakni Egilius Edo atau kerap disapa Lius Edo mengatakan acara ini merupakan sejarah bagi keluarga kami terhadap perjalanan hidup seorang Paulus Ganor dalam karir politiknya.

“Malam ini adalah sejarah bagi keluarga kami baik dari kampung Nangka, Longge dan Luju terutama dalam karir politiknya pada hari yang akan datang,” katanya.

Lius Edo juga mengaku, dari keluarga kami ini pertama kali menggelar acara Wuat Wai bagi seseorang yang akan berjuang di panggung politik terutama di Pileg 2024.

“Kami baru melaksanakan hal seperti ini. Kami yakin momen ini merupakan titik awal menghantar Paulus Ganor menuju panggung politik,” tuturnya.

Sementara itu, Paulus Ganor saat diwawancarai media ini mengaku terharu dengan suasana penuh persaudaraan yang menurutnya sangat istimewa setiap kali perjumpaan bersama keluarga besar. Ia mengaku dirinya memiliki niat maju menuju kursi DPRD Manggarai Barat dari keluarga besar Nangka, Longge dan Luju setahun yang lalu.

“Kali pertama saya memiliki niat maju menjadi wakil rakyat itu dari dukungan sang Istri tercinta, anak-anak dan keluarga besar serta dukungan dari ketiga kampung keluarga besar saya. Terima kasih atas semua dukungan keluarga besar Nangka, Longge dan Luju, semua ini awal dari perjuangan karir politiknya saya,” tutur Paulus Ganor

Diketahui acara ritual Wuat Wa`i tersebut dihadiri oleh keluarga besar kampung Nangka, Longge,Luju, Anak Rona Kubur Waning, Anak Rona Sowang, Anak Rona Baru Rego, Anak Rona Tebedo Boleng, Anak Rona Todo, Woe Genang, Woe Raba, Woe Nawor, Woe Helung Pacar, dan lainnya. (MR/Eras Tengajo)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.