Miris,Usai UN Pelajar Coret Baju dan Berkonvoi Ria di Kota Langsa
MetroRakyat.com | LANGSA – Ratusan pelajar SMA sederajat di Kota Langsa, melakukan aksi coret seragam sekolahnya usai mengikuti Ujian Nasional (UN). Padahal perbuatan itu tidak disetujui oleh pihak sekolah.
Pantauan Metro Rakyat di Kota Langsa, Kamis (13/4/2017) petang, aksi coret baju seragam sekolah kelihatan masih saja membudaya hal itu seperti berlangsung di jalan T. Umar tepatnya di depan hotel Pase, pelajar berkonvoi seputaran kota dengan menggunakan sepeda motor keliling Kota Langsa.

Seorang pelajar mengaku aksi coret baju yang dilakukan bersama teman sekolahnya itu sebagai bentuk kegembiraan karena telah selesai mengikuti UN.
“Biasalah pak kami, kan habis ujian, coret baju sudah lumrah dan biasa dilakukan pelajar yang habis UN, “katanya.
Lanjutnya”baju yang dicoret menggunakan cat semprot dan spidol itu merupakan kenang-kenangan dari teman-temannya ketika lulus nanti,” sebut salah seorang remaja putri mengaku akan melanjutkan pendidikan ke salah satu universitas di Langsa.
Di tempat terpisah, Yuli warga Blang Pada ketika berbincang-bincang dengan metrorakyat.com di warung kopi keberatan dengan aksi coret-coret ini.
“Kemana pihak terkait seperti Satpol PP, WH dan Lembaga terkait,mengapa membiarkan anak siswa / i seusai Ujian Nasional ( UN ) seperti ini, harusnya kepada mereka yang coret – coret baju melakukan konvoi ditindak karena sudah menggangu lalulintas dan membuat warga pengguna jalan terganggu,” ungkapnya
Tambahnya lagi,”inikan budaya yang salah,padahal Aceh syariat islam, masak di biarkan begitu saja tanpa ada yang menertibkan, sudah seperti budaya barat ,”imbuh Yuli dengan nada kesal. (MR2/ Dan/Red )

