Dua Jambret Dihajar Babak Belur Di Medan Perjuangan
MetroRakyat.com | MEDAN — Akibat gagal ‘memetik’ tas seorang wanita, duo jambret sial, Andre (21) dan Reza (23) warga Jalan Gurilla, Kecamatan Medan Perjuangan, berdarah-darah dihajar warga di Jalan Tuamang, Minggu (9/4) Sore. Menurut informasi, Sore itu, kedua alumni SMK Joshua yang belum dapat pekerjaan itu, merencanakan aksinya dengan mengendarai Honda Scoopy, yang masih baru berwarna hitam.
Ketika melintas di TKP, keduanya melihat seorang wanita yang belum diketahui identitasnya, warga Jalan Tempuling, Lingkungan II, Kecamatan Medan Tembung, sedang mengendarai kereta. Dengan cepat, salah satu pelaku menjambret tas wanita tersebut. Sadar tasnya dirampas, korban pun menjerit sehingga mengundang perhatian warga.

Pelaku yang tancap gas akhirnya berhasil ditangkap dan menjadi bulan-bulanan warga hingga bermandikan darah. Roji salah satu abang pelaku yang mendapat laporan dari warga, langsung datang menyambanginya dan berudaha menyelamatkan adiknya. “Sampai kupeluk adikku tadi bang. Kasian kali tengok adikku bang, sampek nyembah-nyembah dianya sama warga supaya berhenti memukuli pelaku,” akunya kepada wartawan.
Petugas Polsek Percut Sei Tuan yang mendapatkan laporan langsung turun untuk mengamankan kedua pelaku dari amukan masa kemudian membawa keduanya ke Polsek Percut Sei Tuan. Pejabat Sementara Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Harry Azhar membenarkan kejadian tersebut, dan kedua pelaku sudah diamankan. (MR/RED).
