Diduga Tidak Transparan Pengelolaan Dana Bos, Ka SD Negeri 058250 Di Geruduk Orang Tua Murid Dan Dewan Guru

Diduga Tidak Transparan Pengelolaan Dana Bos, Ka SD Negeri 058250 Di Geruduk Orang Tua Murid Dan Dewan Guru
Bagikan

METRORAKYAT.COM, BINJAI – Ratusan orang tua murid Sekolah Dasar Negeri 058250 Perdamaian Kecamatan Binjai Kab.Langkat didampingi dewan Guru dan Komite, menuntut Kepala Sekolah turun dari jabatannya, Senin (14/11/2022).

Dalam orasinya, para orang tua murid yang didominasi emak-emak, menilai kepala sekolah tidak becus dalam mengurus sekolah, sehingga kondisinya amburadul minim prestasi.

Ada 12 poin yang dipertanyakan para orang tua murid dan guru yaitu
1.Tentang kebersihan sekolah
2.Tidak adanya penjaga sekolah
3.fasilitas sekolah seperti Buku perpustakaan yang tidak ada diduga dijual kepala sekolah, meja kursi,UKS kosong, Kunci kelas yang tidak ada dan tidak adanya tong sampah
4.Baju olah raga siswa di Kutib sejak kelas 1 sebesar Rp 85.000, hingga kelas 3 tak kunjung di berikan.
5.Dana bos tidak Transparan
6.Guru honorer tidak di gaji
7.Kartu KIP
8.Kegiatan PHBI tidak di laksanakan.
9.Prestasi tidak ada
10.Tidak pernah mengikutkan komite dan dewan guru untuk rapat penggunaan Dana bos
11.Cindra mata dari murid kelas 6 yang tidak diketahui kemana
12.Infak dana sertifikasi tidak jelas keberadaannya.

“Dulu sekolah kami menjadi percontohan, tapi sejak kepala sekolah diganti, sekolah ini mejadi kumuh dan tidak beres pengelolaannya,” teriak ibu-ibu dalam orasinya.

Dijelaskan mereka pula, buruknya pengelolaan sekolah, mengakibatkan proses belajar mengajar tidak berlangsung baik.

“Bagaiamana proses belajar mengajar mau baik, antara guru dan kepala sekolahnya saja tidak sinkron, semua guru tidak nyaman bekerja dengan kepala sekolah ini,” terang para orang tua murid.

Aksi orang tua murid ini, sempat ditenangkan petugas kepolisian Polsek Tandam Polres Binjai. Namun warga tetap menuntut agar kepala sekolah segera dicopot.

Kepala SDN 058250 Surya Ningsih, mengaku salah atas tindakannya. Dia akan segera menyalurkan baju olah raga yang sudah menunggak dan meminta maaf atas ikut ditariknya buku pelajaran murid kelas Iii diperpustakaan yang masih dipakai dalam proses belajar mengajar.

“Saya mohon maaf atas tertarik buku anak murid kita di perpustakaan dan saya berjanji akan segera mengembalikan dan menggantikan semua buku di perpustakaan tapi dalam proses.ucapnya

Namun, sikap Kepala Sekolah Surya Ningsih, disambut teriakan ganti kepala sekolah oleh para orang tua murid beserta dewan guru.

Tak lama berselang, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Langkat Sinarta Sitepu, tiba dilokasi dan berdiskusi kepada wali murid.

Dalam arahannya, Sinarta meminta para orang tua murid untuk membuat surat pernyataan dan dikirim langsung kepada Dinas Pendidikan untuk ditindaklanjuti.

“Tuntutan ibu-ibu tidak bisa instan, harus berproses dahulukan, maka buatlah surat pernyataan terkait poin-poin yang ibu tuntut sekaligus ditandatangani, sampaikan langsung kepada Dinas Pendidikan,” ujarnya. (MR/yo)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.