Saat Berikan Bantuan Kepada Korban Gempa, Bupati Taput Sarankan Warga Untuk Kembali Tidur Di Rumah

Saat Berikan Bantuan Kepada Korban Gempa, Bupati Taput Sarankan Warga Untuk Kembali Tidur Di Rumah
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TAPUT – Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan M.Si didampingi Deputi Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) RI Mayjen Fajar Setyawan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol .RZ.Panca Putra Simanjuntak, Anggota DPR RI Helmeria, Wakil Bupati Taput Sarlandy Hutabarat.

Deputi Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) RI Mayjen Fajar Setyawan saat mendampingi Bupati Taput memberikan bantuan kepada korban gempa di desa hutatinggi kecamatan parmonangan Taput, Minggu ( 2/10/2022) menyebutkan adanya pengurangan eskalasi gempa di Kab.Tapanuli Utara(Taput)
Situasi tersebut diutarakan oleh Fajar sesuai dengan himbauan yang disampaikan dari kepala BMKG RI.

“Kita akan mengacu kepada BMKG,himbaun yang disampaikan hari kemarin oleh kepala BMKG.Mohon dipedomani, artinya eskalasi dari hari pertama gempa betul betul sudah mulai reda”papar Mayjen Fajar

Menurutnya, dengan eskalasi gempa yang mulai reda mengindikasikan getaran gempa sudah berkurang.
sehingga warga sudah bisa tidur dirumah, namun harus selalu waspada. Dan ketika ada goyangan langsung keluar.

Hal yang penting bagi Aparatur Pemerintah danTNI/Polri dijelaskan Fajar adalah edukasi,informasi dan komunikasi terus menerus menghimbau warga ketika malam hari khususnya tetap waspada agar tidak menimbulkan korban yang tidak perlu.

Sementara situasi darurat sesuai Surat Keputusan(SK) Bupati Taput dikatakan Mayjen Fajar Setyawan adalah seminggu,dimana dalam seminggu BNPB memastikan keselamatan warga. Khususnya kebutuhan dasar seperti makanan, pelayanan kesehatan dan posko. ” Mohon digaris bawahi kalau kerusakan rumah ringan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah tingkat II, untuk kerusakan rumah sedang itu merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi, dan untuk kerusakan berat itu merupakan tanggung jawab kami BNPB RI. Jadi, mohon bersabar masyarakat yang rumahnya rusak berat akibat gempa akan kita bantu. Tetapi saya katakan agar bersabar, karena segala sesuatunya membutuhkan proses” ucap Fajar

Ditempat yang sama,Bupati Taput Drs.Nikson Nababan telah menyarankan warga sudah bisa tidur didalam rumah. Dengan alasan ada penurunan gejala getaran gempa dari 97 kali per tanggal 1 Oktober menjadi 5 kali sampai tanggal 2 Oktober.

“BMKG melihat gejala,dari data yang kita dapat. Per tanggal 1 gejala ada 97 kali sudah cenderung turun per tanggal 2 hari ini kurang lebih 5 kali”terang Bupati Taput.

Karena itu Bupati Taput berharap dengan keyakinan dan doa agar tidak ada lagi Gempa susulan. Juga supaya masyarakat tidak trauma,ekonomi tetap bergerak,kegiatan tetap berjalan akan tetapi tetap waspada” ucap bupati
( MR/Andoky Feri Welli Manalu )

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.