Ketua DPRD Samosir Hadiri Rakor PPKM, PKM, Karhutla dan Sampaikan Apresiasi
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Bupati, meminta Polres Samosir untuk mengusut serta menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan di Samosir. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi PPKM, PKM dan Karhutla di Aula Mapolres, Jumat (5/8/2022), Samosir.
“Perlu Penindakan tegas Pembakar Hutan dan lahan, untuk memberikan efek jera. Karena merupakan tindak pidana”, ucap Bupati Samosir.
Selain itu juga menginstruksikan seluruh jajaran mulai dari pemerintah desa, kelurahan hingga kecamatan melakukan pengawasan dengan kerjasama Polres.
Lakukan pendekatan kepada masyarakat melalui pembuatan himbauan juga stiker agar tidak membakar hutan.
“Ada sekitar 600 ha hutan terbakar di Samsoir. Tetapi tidak satupun yang ditindak. Untuk itu kita mohon kepada Kapolres dan Kejari, Dinas Kehutanan, Manggala Agni agar melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku”, tegasnya.
Dalam kegiatan Rakor tersebut ikur hadir Bupati, Ketua DPRD Sorta E Siahaan, Kapolres, Kajari, Danramil Pangururan, serta undangan lainya.
Sementara Ketua DPRD Samosir Sorta E Siahaan mengapreasi serta mengajak kerjasama dari semua sektor termasuk Pemkab, Kehutanan dan Manggala Agni dan jajaran penegak hukum untuk bersama-sama mengawasi.
Disisi lain juga meminta peran pemerintah desa, kecamatan, Forkopinca untuk aktif menelusuri motif serta pelaku pembakaran hutan.
Lanjut ketua DPRD itu, sekaligus mengapresiasi Rakor yang diinisiasi Polres Samosir. “Hal ini salah satu bukti kepedulian kepada Kabupaten Samosir. Kasus Covid-19, PMK, kebakaran hutan dan lahan jangan bertambah lagi. “Kita selesaikan bersama-sama”, sebut dia mengakhiri. (MR/156).
