Lima Kota di Sumut IHK Mengalami Inflasi Juni 2022

Lima Kota di Sumut IHK Mengalami Inflasi Juni 2022
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Melonjaknya harga bahan pokok di lima kota wilayah Sumatera Utara (Sumut) sebagai pemicu tingginya inflasi pada Juni 2022 yaitu sebesar 1,4 persen.

Atas dasar tersebut sehingga melonjaknya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok hingga tiket pesawat di Sumut pada bulan Juni 2022 hingga mencapai 1,4 persen terjadi di lima kota picu terjadinya inflasi.

Hal itu dibenarkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) wilayah Sumut, Nurul Hasanuddin melalui live streaming dan siaran perssnya, Jumat (1/7/2022) di Medan.

Lebih lanjut disampaikan dia, inflasi di Sumut terbentuk atas indeks harga di lima kota dengan indeks harga konsumen (IHK) di Sumut, yang seluruhnya mengalami inflasi pada Juni 2022.

Kelima kota di Sumut yakni, Kota Sibolga sebesar 1,12 persen, Pematangsiantar sebesar 1,36 persen dan Medan sebesar 1,39 persen. Selanjutnya Padangsidimpuan sebesar 1,29 persen dan Gunung Sitoli sebesar 2,72 persen.

“Pada Juni 2022, inflasi Provinsi Sumatera Utara (Provsu) merupakan gabungan lima kota, yaitu Sibolga, Pematangsiantar, Medan, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli, sebesar 1,40 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,71,” ucapnya.

Inflasi menurut Nurul, terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Mulai dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,39 persen. Kemudian kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,28 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,66 persen.

Selanjutnya kelompok kesehatan sebesar 0,06 persen, kelompok transportasi sebesar 1,89 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen.

Kelompok pendidikan sebesar 0,01 persen dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,08 persen.

Sementara kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya deflasi 0,02 persen. Adapun kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya tidak mengalami perubahan.

“Komoditas utama penyumbang inflasi selama Juni 2022 antara lain, cabai merah, angkutan udara, bawang merah, ikan dencis, cabai rawit, cabai hijau, dan telur ayam ras,” rinci Nurul Hasanuddin.

Dengan inflasi pada Juni 2022, maka tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Juni 2022) Sumatera Utara sebesar 4,18 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2022 terhadap Juni 2021) sebesar 5,61 persen. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.