Jembatan Terancam Ambruk dan Jalan Rusak, Kepedulian Perusahaan Tak Ada, Ali Borkat P : Desa Akan Buat Perdes
METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Jembatan sekitar 15 meter terancam ambruk dan badan jalan 4 kilometer Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu hancur.
Kepala Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu,Ali Borkat Pulungan Rabu (15/6/2022) mengatakan jembatan Sungai Saguh yang terancam ambruk dana jalan 4 kilometer yang rusak tersebut wewenang Desa Pasir Ringgit.
Dikatakan, jalan itu selalu kita perbaiki melalui dana desa karena jalan tersebut jalan prioritas aktifitas masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian tapi untuk membangun jembatan dana tidak ada anggarannya sehingga mobil angkutan hasil pertanian masyarakat sering terjadi nyaris jatuh ke sungai.
Namun sambung Kades yang kita sayangkan adalah pihak management perusahaan perkebunan kelapa sawit PT.Tesso Indah selama ini tidak ada kepeduliannya untuk memperbaiki jembatan dan jalan itu melalui program corporate Social Responsibility ( CSR ) nya.
Karena menurutnya 30 persen dari hasil buah perusahaan digunakan untuk perawatan jalan tapi selama ini tidak pernah di laksanakan oleh management pihak perusahaan Tesso Indah.
Sementara pihak perusahaan Perkebunan Kepala Sawit PT Tesso Indah melintasi jalan dan jembatan untuk mengangkut hasil TBS nya,apalagi pada musim kemarau badan jalan itu belum pernah disiram sehingga debu mengganggu kesehatan masyarakat yang tinggal di sepanjang jalan.
Hanya saja ketika dihubungi pihak perusahaan untuk memperbaiki jalan yang berlobang baru di perbaiki, itupun perbaikan begitu saja artinya pihak perusahaan seharusnya melakukan perawatan yang selayaknya menggunakan batu krokos bukan tanah asal ada.
“Untuk itu, saat ini kami sedang dalam proses pembuatan Peraturan Desa (Perdes) untuk membangun palang jalan,” ungkap Kades. ( MR/Ob )
