Usia Kerja Akibat Pandemi Turun 41,92 Persen di Sumut

Usia Kerja Akibat Pandemi Turun 41,92 Persen di Sumut
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Akibat dimasa pandemi Covid-19 usia angkatan kerja di Sumatera Utara (Sumut) mengalami penurunan di Kisaran 41,92 persen yang saat sekarang tersisa 489.000 Orang.

Data tersebut berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, bahwa penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 per Februari 2022 sebanyak 489.000 orang.

“Jumlah ini mengalami penurunan 41,92% atau 205.000 dibandingkan pada bulan Februari 2021”, sebut Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/5/2022).

Sedangakn untuk komposisi penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 terdiri dari 46.000 orang pengangguran akibat Covid-19, 22.000 orang Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19, 21.000 orang selanjutnya tidak bekerja karena Covid-19 dan 400.000 orang penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19.

“Keempat komponen yang mengalami penurunan dibanding pada Februari 2021. Penurunan terbesar adalah komponen penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebanyak 163.000 orang,” rincinya.

Lanjut dia, bahwa berdasarkan jenis kelamin, penduduk usia kerja terdampak Covid-19 di bulan Februari 2022 terdiri dari laki-laki sebanyak 288.000 orang dan perempuan sebanyak 201.000 orang.

“Maka penduduk usia kerja laki-laki terdampak pandemi lebih banyak dibanding perempuan pada hampir semua komponen kecuali pada komponen BAK karena Covid-19,” bebernya.

Pada bulan Februari 2022, 77,27% dari seluruh BAK karena pandemi yakni perempuan. Persentase tersebut mengalami kenaikan sebesar 19,38% poin jika dibandingkan Februari 2021.

Disisi lain dari daerah tempat tinggal, penduduk usia kerja terdampak Covid-19 terdiri dari penduduk perkotaan sebanyak 314.000 orang dan penduduk perdesaan sebanyak 175.000 orang bulan Februari 2022. Sehingga di semua komponen dampak Covid-19, sebut Hasan persentase penduduk perkotaan jauh lebih besar dibandingkan dengan penduduk perdesaan.

“Sedangkan untuk komponen bukan angkatan kerja karena Covid-19, kontribusi penduduk perkotaan yang terdampak mencapai 95,45 persen”, ucapnya menutup. (MR/156).

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.