METRORAKYAT.COM, MEDAN – Penerapan e-Parking di beberapa ruas jalan di kota Medan mulai dirasakan oleh pengendara bermotor. Di Jalan Zainul Arifin misalnya, para juru parkir terlihat memegang mesin e-Parking berwarna hitam persegi panjang ditangan kiri mereka. Terlihat didalam mesin e-parking gulungan kertas putih kecil. Ketika ada mobil yang hendak berjalan, maka para petugas parkir langsung mengarahkan tangannya sambil mengeluarkan mesin e-parking.
Foto: Petugas Parkir di Jalan Zainul Arifin saat memegang mesin e-parking.(MR/Ist)
Dari pantauan awak media dimana terlihat salah seorang petugas parkir di Jalan Zainul Arifin memberikan kertas kecil (kertas parkir) yang keluar dari mesin e-parking miliknya kepada pemilik kenderaan.
Saat awak media mempertanyakan cara kerja jukir menggunakan mesin tersebut mengatakan mereka biasanya melakukan pembayaran pakai aplikasi OVO, atau menggunakan kartu e-tol. Tetapi kalau keduanya tidak ada, petugas jukir memakai kartu milik mereka untuk dapat menginput jumlah nominal parkir.
Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung saat diminta tanggapannya pelaksanaan e-parking mengatakan mengapresiasi dan berharap adanya mesin e-parking yang sudah digunakan oleh para petugas parkir, maka kebocoran PAD dari sektor penerimaan parkir khususnya parkir tepi jalan dapat terhindar.
“Jika selama ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengutipan parkir kurang memenuhi target. Maka kita berharap adanya e-parkimg mampu meminimalisir kebocoran PAD dan terlaksananya transparansi pada pengelolaan parkir,”terang Politisi dari Partai Gerindra kota Medan ini, Jumat (4/3).
Lebih lanjut disambung anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan ini, Dishub Medan semakin memperluas penggunaan e-parking untuk mencegah terjadinya kebocoran PAD dari sektor penerimaan parkir tepi jalan.
Namun sangat disayangkan, ketika awak media mencoba meminta tanggapan, Kadis Perhubungan Kota Medan, Izwar Lubis terkait pelaksanaan e-parking yang mulai dirasakan masyarakat pemilik kenderaan dan mendapat apresiasi anggota DPRD, belum memberikan komentar, meskipun isi WA awak media terlihat sudah terbaca.(MR/red)