SAAT AKSI MOGOK SUPIR ANGKUTAN UMUM, KOREM 083/B BANTU WARGA MALANG
MetroRakyat.com | MALANG – Sejak Senin kemarin aksi mogok yang dlakukan para sopir angkutan di Kota Malang membuat warga masyarakat yang melakukan aktifitas dengan memanfaatkan jasa transportasi umum menjadi sedikit terkendala namun dengan partisipasi dari pihak Korem 083/Bdj yang membantu dalam mengantar warga menjalani rutinitasnya tersebut membuat kelegaan tersendiri.
Sebagai satuan kewilayahan tentunya Korem 083 memiliki tanggungjawab moral dalam membantu memberikan solusi dalam permasalahan ini. Seperti yang terlihat hari ini , Rabu,(8/3/17), beberapa kendaraan yang sejatinya digunakan untuk keperluan dinas personel Makorem 083 berubah fungsi menjadi sarana angkutan umum yang memang diperuntukkan dalam mengatasi kebutuhan masyarakat khususnya Kota Malang akan moda transportasi.
Danrem 083/Bdj secara langsung memberikan perintah dalam hal penyediaan sarana angkut tersebut. Seperti pemberitaan yang tersiar bahwa aksi unjukrasa yang dilakukan para sopir angkutan di Kota Malang belum mendapat titik temu sehingga mereka menghentikan sementara aktifitas mereka. Beberapa instansi seperti Kodim 0833, kepolisian, Pemkot serta DPRD Kota Malang juga bersama-sama memberikan pelayanan terkait sarana angkut itu.
Beberapa lokasi menjadi titik standby bagi kendaraan korem untuk menjemput para “penumpang” seperti di sekitar Stasiun Kota Baru, Terminal Gadang dan Terminal Arjosari. Dari pihak korem sendiri mengeluarkan 3 (tiga) unit kendaraan truknya dan kodim 0833 mengoperasionalkan 2 (dua) kendaraan.
Solidaritas yang dilakukan berbagai pihak dalam mengatasi permasalahan terkait aksi demo sopir angkutan ini membuat dampak yang dapat dirasakan oleh masyarakat sehingga kondisi Malang tetap kondusif tanpa ada gejolak yang mengkhawatirkan. Aktifitas warga dapat berjalan normal meski moda transportasi umum tidak beroperasi.(MR-10/red).
