Warga Desa Suka Makmur Kec.Binjai Gelar Gebyar Panen Padi Perdana Tahun 2022

Warga Desa Suka Makmur Kec.Binjai Gelar Gebyar Panen Padi Perdana Tahun 2022
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGKAT – Pandemi Covid-19 yang melanda Negeri ini tidak menyurutkan semangat warga di wilayah Kab. Langkat untuk terus melakukan kegiatan pertanian guna mendukung dan memastikan agar ketersediaan pangan terpenuhi.

Seperti halnya petani Desa Suka Makmur Kecamatan Binjai Kab. Langkat yang terus menjalankan kegiatan pertaniannya sehingga dapat menggelar Gebyar panen padi sawah sebagai wujud syukur atas hasil panen yang cukup memuaskan.

Kegiatan yang dilaksanakan Minggu, (23/01//2022) di Dusun II Barat Desa Suka Makmur dihadiri warga Desa setempat dan beberapa tokoh yang peduli dengan pertanian diantaranya Pengurus PAC.PDI Perjuangan Kec. Binjai dan Agustawan karnajaya mantan Kadis Pertanian Kodya Binjai yang hadir di dampingi Burhan penyelenggara kegiatan.

Kegiatan ini di selenggarakan sebagai wujud Syukur atas meningkatnya hasil panen padi kali ini,dan berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani khususnya di Desa Suka Makmur, tutur Sujo salah satu petani Desa Suka Makmur, mengatakan bahwa panen kali ini cukup memuaskan.

“Kami bersyukur sekali panen ini hasilnya sangat memuaskan, kalo dihitung-hitung untung ruginya baguslah hasilnya,”ujar warga.

Sujo juga berpesan untuk petani-petani lainnya agar menjadi petani produktif dan kita ikuti saran dan petunjuk dari bapak ibu penyuluh pertanian agar kita bisa lebih maju lagi.

Disela-sela kegiatan Burhan penyelenggara kegiatan dan juga pengusaha yang peduli dengan pertanian di Desa ini, menyampaikan harapannya agar petani khususnya di wilayah Desa Suka Makmur dapat menjadi petani maju dan berkembang agar produksi semakin meningkat dan kesejahteraan petani dapat terwujud serta petani di Desa ini bisa menjadi petani mandiri.

Mengingat Desa Suka Makmur merupakan salah satu pertanian Sawah tadah hujan sehingga perairan tergantung pada hujan, maka penanaman padi akan di mulai ketika memasuki musim penghujan.

“Kondisi ini mengakibatkan produktivitas rendah karena pasokan air hujan yang sulit di prediksi,sehingga pambangunan embung, sumur air dangkal yang di lakukan pemerintah sebagai upaya mensiasati perairan sawah tadah hujan dapat di manfaatkan sebaik mungkin, dengan harapan panen di musim tanam yang akan datang terus meningkat,” tutupnya.(MR/yo)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.