Pemkab Aceh Utara Serahkan Bantuan Alat Multimedia
METRORAKYAT.COM, LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Pendidikan Dayah menyerahkan bantuan 41 unit alat multimedia kepada 41 dayah di daerah itu.
“Kali ini Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib menyerahkan bantuan laptop dan infokus kepada 41 dayah, dimana sebelumya juga sudah diserahkan sebanyak 100 unit alat multimedia kepada 100 dayah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara Tgk Abdullah Hasbullah di Lhokseumawe, Selasa.
Tgk Abdullah Hasbullah mengatakan, bantuan tersebut bertujuan untuk memudahkan dalam proses belajar mengajar dan administrasi di dayah.
“Seiring dengan perkembangan teknologi, maka Bupati Aceh Utara mengintruksikan agar bantuan kepada dayah tidak hanya dalam bentuk fisik, akan tetapi juga alat-alat teknologi,” katanya.
Dengan adanya bantuan alat multimedia, kata Tgk Abdullah Hasbullah, saat ini dayah bisa menggelar kegiatan belajar mengajar dengan mudah dan juga proses administrasi secara online. Bahkan beberapa dayah juga sudah dibantu alat jaringan internet.
“Jadi, jika dulu berkas yang diajukan oleh dayah dilakukan secara fisik, namun sekarang sudah bisa online,” katanya.
Saat ini kata Tgk Abdullah Hasbullah, di Aceh Utara terdapat 197 dayah dengan santri mencapai lebih dari 45 ribu orang, sedangkan guru didik sebanyak 3.000 orang.
“Bantuan alat multimedia tersebut disalurkan sudah mencapai 90 persen yang dilakukan secara bertahap dengan sumber anggaran dari APBK Aceh Utara,” katanya.
Tgk Abdullah Hasbullah berharap agar bantuan tersebut dapat dipergunakan untuk kepentingan dayah dan meningkatkan mutu pendidikan di dayah.
Pimpinan Dayah Baburriza Al-Aziziah Tgk Sulaiman mengatakan bahwa bantuan alat multimedia tersebut sangat membantu dayah-dayah untuk mempermudah proses belajar mengajar dan administrasi.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Bupati Aceh Utara yang telah memberikan bantuan untuk pemberdayaan dayah dan diharapkan kedepannya masih ada bantuan-bantuan lainnya, salah satunya seperti kitab kuning,” katanya.(MR/red)
