DPRD Samosir Reses di Hari Kedua Menjelang Akhir Tahun 2021
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Menjelang akhir tahun 2021 DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) I melakukan reses ke 2 di aula Kantor Camat Ronggur nihuta, Selasa (7/12/2021), Samosir.
Reses ke 2 yang dipimpin Ketua Komisi II, Polten Simbolon, mengatakan bahwa dimasa pandemi Covid-19 telah meminta eksekutif agar lebih memperhatikan serta mendorong pemulihan ekonomi rakyat melalui sektor pertanian juga pariwisata, sesuai dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Samosir di saat kampanye tahun sebelumnya.
Disampaikan dia, dalam penyusunan anggaran 2022 lebih fokus pemulihan ekonomi rakyat melalui sektor pertanian dan parawisata dengan mendukung Pokdarwis dan Gapoktan untuk kesejahteraan masyarakat Samosir.
“Hal ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada Kelompok Tani, DPRD Samosir telah mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir agar memberikan pupuk maupun kapur pertanian (dolomit), alsintan (alat mesin pertanian) dan mendorong pemerintah penambahan jumlah PPL Pertanian,” pintanya.
Selain itu, DPRD Samosir telah meminta eksekutif melakukan pemetaan lahan pertanian di Samosir.
“Segera dituntaskan agar pemerintah atasan dapat memberikan kuota pupuk sesuai dengan lahan produktif yang dikelola oleh masyarakat ataupun kelompok tani,” paparnya
Disampaikan dia lagi, pemerintah akan membuka JUT (Jalan Usaha Tani) dan embung-embung untuk mendukung pertanian disetiap desa juga alat berat telah dianggarkan untuk di tempatkan disetiap kecamatan.
Terpisah, beberapa kelompok Tani dan PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) meminta diadakannya studi banding Kelompok Tani ke daerah dimana telah maju pertaniannya.
“Mendatangkan bibit unggul untuk pertanian serta membantu pemasaran produk pertanian,” ujar seorang kelompok Tani marga Sitanggang.
Penetapan harga pemasaran terhadap hasil pertanian yang stabil dinilai akan meningkatkan kesejahteraan petani serta PPL Samosir.
Reses dihadiri Kelompok Tani, Gapoktan (Gabungan kelompok tani) dari kecamatan Ronggur Nihuta serta tokoh masyarakat dan 5 PPL yang mengabdi di Ronggurnihuta. (MR/156).
