Ini Pesan Dandim 0715/Kendal, Usai Peletakan Batu Pertama Madrasah Di Desa Sendangdawung
METRORAKYAT.COM, KENDAL — Dandim 0715 Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto menghadiri peletakan batu pertama mewakili Forkopimda pada pembangunan gedung baru Madrasah Diniyah (MDTU) NU “Roudhotul Muta’alimin II Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung, kabupaten Kendal. Rabu, (10/11/2021).
Dandim 0715/ Imam,secara pribadi memberikan apresiasi tinggi kepada Nadhatul Ulama (NU) atas kontribusinya dalam bidang pendidikan keagamaan dengan melakukan Pembangunan gedung baru MDTU NU II.
“Apresiasi tinggi tentunya saya berikan kepada NU yang turut andil dalam memberikan kontribusinya dibidang pendidikan untuk umat, hal ini tentunya direalisasikan dalam wujud pembangunan madrasah dengan cara gotong royong, swadaya masyarakat melakukan pembangunan gedung madrasah secara bergulir setiap RT dan RW, ” imbuh Imam.
Dandim Kendal, Imam juga berpesan, Selama apa yang menjadi niat ibadah untuk kebaikan, jangan pernah khawatir, Allah akan membalas semua kebaikan.
Sementara, Camat Kangkung Ardi Prasetyo mewakili Pemerintah Kabupaten Kendal, mengucapkan Terima Kasih, kepada semua pihak turut mendo’akan,mendorong pembangunan Kedepan berjalan lancar dan diberikan kemudahan.
“Semoga Hujan ini menjadi berkah untuk pembagunan madrasah nantinya, diberikan kemudahan dan kelancaran, “imbuh Ardi.
Lebih lanjut, adanya kegiatan Pengalangan dana kedepan yang melibatkan kerumunan masyarakat, Forkompincam berpesan, tetap mematuhi aturan PPKM yang ada.
Secara terpisah, Sekertaris Desa, Budi Ristanto mengungkapkan, melatar belakangi merobohkan bangunan lama madrasah adanya kerusakan bangunan lebih dari 90 %.
Pihaknya, tidak ingin mengambil resiko jika bangunan roboh mengenai anak saat belajar mengaji, Sehingga diputuskan bersama dirobohkan dengan mengunakan Eskavator pada 20 Oktober 2021 untuk memulai pembanguan awal,
“Pembangunan gedung madrasah nantinya berdiri 2 lantai dengan 3 ruangan , ditargetkan menelan anggaran 1,5 milyar. dana sementara 110.000.000,00 (seratus sepuluh juta ribu rupiah),” ujarnya.
“Sumber dana sendiri dari gotong royong masyarakat, serta melakukan pengalangan dana, laga Amal pembangunan Madrasah, dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada,” imbuh Budi.
Dia juga memohon doa restu dan dukungannya semoga apa yang menjadi keinginan masyarakat desa Sendangdawung untuk pembangunan gedung Madrasah berjalan sesuai apa yang diharapkan.(mr//siva zou)

