BPS Sumut: September 2021, Sumut Inflasi 0,29 Persen

BPS Sumut: September 2021, Sumut Inflasi 0,29 Persen
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Wilayah Sumatera Utara (BPS Sumut), inflasi di bulan September 2021 tercatat sebesar 0,29 persen.

Inflasi tersebut hasil dari gabungan empat kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumut dengan mencatatkan inflasi, yakni Pematang Siantar sebesar 0 31 persen Sibolga sebesar 0,32 persen; Medan sebesar 0,31 persen; dan Padangsidimpuan sebesar 0,05 persen. Sedangkan Gunungsitoli deflasi 0,13 persen.

“Sehingga gabungan 5 kota IHK di Sumut bulan September 2021 inflasi 0,29 persen,” terang Kepala BPS Sumut Dr Syech Suhaimi SE MSi dalam paparan live streaming youtube dan pers rilis bulanannya disampaikan diwakili Koordinator Fungsi Statistik dan Distribusi, Dinar Butar-butar SE MSi, Senin (4/10/2021).

Dijelaskan Dinar lagi,
untuk bulan September 2021 Medan inflasi 0,31 persen atau terjadi peningkatan IHK dari 104,71 pada bulan Agustus 2021 menjadi 105,03 September 2021.

“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga dari sembilan kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,80 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,14 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,09 persen,” ungkap dia.

Kemudian untuk kelompok kesehatan sebesar 0,05 persen; kelompok transportasi sebesar 0,10 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,02 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,08 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,05 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,09 persen.

Selanjutnya, untuk kelompok pakaian dan alas kaki deflasi 0,03 persen, sedangkan kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan indeks.

”Sebagai komoditas utama penyumbang inflasi selama September 2021 di Medan antara lain, sawi hijau, rokok kretek filter, tomat, daging ayam ras, minyak goreng, ikan dencis, ikan tongkol/ikan ambu-ambu,” imbuhnya.

Dari 24 kota IHK di Pulau Sumatera, sebut Dinar, 18 kota tercatat inflasi.

Sedangkan inflasi tertinggi di Pangkal Pinang sebesar 0,60 persen dengan IHK sebesar 104,98 dan terendah di Padang sebesar 0,04 persen dengan IHK sebesar 105,20, katanya. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.