Delegasi Asal Riau Menjadi Brand Ambassador Reswara Indonesia
METRORAKYAT.COM, PEKANBARU – Abdul Naser Parinduri merupakan remaja 18 tahun yang ikut menjadi volunteer dalam program pengabdian dari Reswara Indonesia di Desa Meat ,Danau Toba (sumatera utara).
Pemuda asal kecamatan Tualang, Siak, Riau itu didepuk untuk menjadi brand ambassador Relawan Swadaya Nusantara (Reswara) pada kegiatan pengabdian pada tanggal 19-23 Agustus 2021, yang diikuti oleh sejumlah kalangan pemuda dan pemudi se-Indonesia. Kegiatan ini berpusat di desa Jaboi, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut diapresiasi oleh sejumlah kalangan salah satunya Pemerintah Desa Jaboi, yang ikut membantu dan menyukseskan kegiatan pengabdian masyarakat ini.
Para pemuda dan pemudi delegasi se- Indonesia yang tergabung menjadi delegasi Reswara Indonesia, mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.
Pemerintah setempat mengapresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan pengabdian itu, dan mengucapkan terima kasih kepada Reswara Indonesia, yang telah memilih desa Meat sebagai tempat berlangsungnya pengabdian masyarakat itu.
Pemerintah setempat juga mengharapkan dengan adanya pengabdian masyarakat itu, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Meat dalam hal meningkatkan promosi Pariwisata Desa Meat. Karena Desa Meat merupakan satu desa yang menjadi perhatian penuh bagi Kementerian Kebudayaan RI, sebagai salah satu desa yang bisa bersaing di kancah internasional.
Sementara itu, Abdul Khalid selaku Ketua Reswara Indonesia dalam sambutannya mengatakan kegiatan Ekspedisi Jejak Budaya di Desa Meat ini diikuti oleh 36 Pemuda/Pemudi dari seluruh Indonesia dengan berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan ,ekonomi kreatif dan lingkungan sosial.
Hal ini di lakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia di desa Meat serta mempromosikan desa Meat itu sendiri.
Pengabdian itu berlangsung selama hampir satu pekan, yakni 19-23 September 2021.
Setiap volunteer yang berasal dari lintas disiplin ilmu yang berbeda siap untuk mengabdikan keilmuannya dalam aktivitasnya tersebut.
Pada bidang kesehatan program yang dilaksanakan diantaranya yaitu sikat gigi bersama,medical check up, dan sosialisasi pencegahan Covid-19, kompetisi dusun sehat dan senam bersama lansia di desa Meat.
Di bidang ekonomi kreatif program yang diselenggarakan yaitu sosialisasi dan praktik langsung dalam menggali potensi pariwisata dan UMKM yang ada di desa Meat, serta pengadaan Rebranding produk lokal. Salah satu contohnya kain ulos desa Meat dan melakukan optimalisasi desa wisata Meat melalui sosial media dan membuat video dokumenter, video pendek mengenai wisata dan budaya yang ada di desa Meat.
Program kerja yang tidak kalah menarik juga diselenggarakan di bidang pendidikan, dengan programnya adalah kelas inspirasi (Calistung,Tong berbaris,Ruang Imajinasi,Sudut desa) ,serba serbi Meat (Mardalani Huta ,Talular ,Warna Warni Meat) dan asah skill (Mandok Hata ) .
Untuk bidang terakhir dari lingkungan dan sosial melaksanakan program kegiatan berupa pembuatan papan Sapta Pesona dan Papan Informasi Penguraian Sampah,Story Telling serta Program kerja Lisa (Lihat Sampah Ambil).
Kegiatan-kegiatan tersebut tentunya dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Selain melaksanakan berbagai macam program pengabdian, para volunteer Reswara juga tidak lupa untuk mengeksplor dan menikmati keindahan alam dan kunjungan budaya yang ada di Toba, Sumatera Utara.
Diketahui Abdul Naser juga anak yang berbakat. Ia merupakan anak dari pasangan suami istri Zulfin Efendi Parinduri dan Masdalifah Nasution.
“Semoga perjalanan saya bersama Menjadi Relawan menjadi inspirasi bagi pemuda pemudi di Indonesia untuk berani hidup untuk orang lain dan berbagi kebaikan untuk orang lain. Karena sesungguhnya hidup ini bukan untuk diri kita sendiri, tetapi hidup untuk orang lain juga,” kata Abdul Naser. (RED/MR)
