Tindakan Arogan Satpol PP Langsa Menyegel Cafe Menuai Protes Dari YLBHIMA
METRORAKYATCOM.COM, LANGSA – Tindakan arogan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Langsa, Provinsi Aceh dalam penertiban sejumlah kafe di masa PPKM menuai protes dari Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh (YLBHIMA) H M Ali Abusyah yang akrab disapa Abu Alex.
Abu Alex yang akrab disapa ini menilai perilaku arogan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tersebut tidak bisa dibenarkan kendati memiliki tujuan yang baik.
Abu Alex pun menyesalkan tindakan aparat yang dinilai bertindak terlalu jauh dengan melakukan pemaksaan menyegel terhadap cafe yang seyogyanya pemilik cafe patuh dengan menutup cafenya pada jam yang sudah ditentukan.
“Cara-cara seperti ini tidak boleh terulang, dan saya sangat menyesalkan dengan memaksa menyegel cafe hanya karena lewat sedikit dari Pukul 10.00 WIB yang sudah ditentukan dilakukan Satpol PP terhadap salah satu Cafe berada Jalan TM. Bahri,” ujar Abu Alex, Jum’at (10/9/2021).
Abu Alex meminta aparat berlaku lebih manusiawi dalam menyikapi dinamika masyarakat untuk menaati aturan pemerintah.
“Seharusnya aparat yang bertugas bisa lebih manusiawi, tidak semestinya menghilangkan tata krama dan kesopanan dalam menegakan aturan,” ucap Alex.
Dia meminta aparat lebih sabar dan santun dalam menegur masyarakat yang melakukan pelanggaran.
Ketegasan itu penting, namun yang tidak kalah penting adalah ketegasan melalui keteladanan, pengayoman, dan kesantunan,” tambahnya.
Abu Alex menambahkan, kepekaan aparat untuk sudi mendengar dan mengerti keadaan masyarakat adalah hal paling esensi di samping ketegasan pada aturan.
Hal ini demi menumbuhkan kepercayaan rakyat pada negara hingga komitmen masyarakat untuk patuh pada aturan.
“Rakyat, sesungguhnya tidak memiliki banyak pilihan. Nafkah mereka tidak ditanggung oleh negara. Wajar apabila masih didapati sebagian dari mereka tetap membuka usaha atau memaksa berjualan demi mencukupi kebutuhan nafkah mereka. Situasi serba sulit saat ini,” pungkasnya.
Diakhir ucapannya dia mengharapkan kepada Pemerintah Pemko Langsa melalui Satpol PP untuk kedepannya apabila menertibkan cafe yang masih buka dan ramai pengunjung untuk menghindari dari keramaian lebih baik di bubarkan saja jangan cafenya yang disegel, kalau disegel bagai mana dengan ekonomi mereka dan pekerja pun jadi menganggur tidak bekerja apa lagi sampai satu seminggu mau makan apa masyarakat,” tutup Abu Alex mantan GAM. (MR/DANTON)
