Telkom Dukung Pengembangan Kawasan Ekonomi Baru Melalui Dimensi Digital

Telkom Dukung Pengembangan Kawasan Ekonomi Baru Melalui Dimensi Digital
Bagikan

METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Direktur Utama PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk Ririek Adriansyah menegaskan komitmen Telkom tetap mendorong lahirnya kawasan ekonomi baru di berbagai wilayah di Indonesia.

Ririek menyampaikan, Telkom telah menggelar infrastruktur secara nasional dan menjadi penyedia layanan telekomunikasi dengan kapasitas terbesar dan jangkauan terluas. Bahkan Telkom juga telah hadir di 13 pulau 3T (terdepan, terluar, tertinggal) sebagai bagian pemerataan pembangunan, serta mendukung konektivitas di destinasi wisata prioritas.

“Kita sudah membangun fiber optik baik di darat maupun laut yang menghubungkan hampir seluruh kabupaten/kota. Kita juga membangun satelit, termasuk juga tower dan data center. Untuk layanan mobile melalui Telkomsel juga sudah dibangun 231.000 BTS yang sudah menjangkau 99% populasi,” sebut Ririek Adriansyah dalam acara Investor Daily Summit 2021 sesi diskusi dalam tema “Mengakselerasi Investasi di Kawasan Ekonomi Baru”, lewat virtual zoom, Selasa (13/7/2021).

Dalam pengembangakn kawasan ekonomi baru, Ririk mengatakan insfrastruktur telekomunikasi broadband dan information communication technology (ICT) semakin penting dan menjadi penopang utama transformasi digital. Ririek sendiri melihat kawasan ekonomi baru memiliki dua dimensi. Pertama, secara geografis, di mana selama ini pertumbuhan ekonomi terlalu berpusat di pulau Jawa. Melalui pengembangan kawasan ekonomi baru di berbagai wilayah di Indonesia, harapannya pertumbuhan ekonomi menjadi lebih merata.

“Untuk dimensi kedua, saya memaknainya di dimensi digital. Saat ini potensi ekonomi digital Indonesia sangat luar biasa, terbesar di ASEAN. Namun, kontribusi ekonomi digital terhadap PDB (produk domestik bruto) Indonesia masih rendah, baru sekitar 4% atau Rp 614 triliun,” ucapnya.

Ririek menegaskan Telkom akan terus mendukung pengembangan kawasan ekonomi baru melalui dimensi digital. Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini sebetulnya bukan hanya connectivity broadband, tetapi juga digitali services lainnya baik untuk consumer maupun enterprise yang saat ini sudah banyak dikembangkan Telkom. (MR/156)

Admin Metro Rakyat News