Pj Bupati Samosir Kritik Keras Tim Transisi, Jangan Euforia-lah

Pj Bupati Samosir Kritik Keras Tim Transisi, Jangan Euforia-lah
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pejabat (Pj) Bupati Samosir Harianto Butar-butar mengkritik keras Tim Transisi Bupati Samosir Terpilih serta menyamoaikan jangan Euforia-lah. Hal itu disampaikan ketika melakukan bincang-bincang dengan wartawan di Kantornya, Jumat (23/4/2021).

Bahwa Pj Bupati Harianto Butar-butar menyampaikan, tidak sependapat atas adanya undangan yang dilayangkan ke OPD dan para Camat dari Tim Transisi Bupati Samosir terpilih Vandiko Timotius Gultom-Martua Sitanggang yang dilaksanakan di hotel Vantas, di Sialanguan, Rabu-Kamis (21-22/4).

Lanjutnya, ketika diminta tanggapan terkait pemanggilan Kepala OPD ke posko Vandiko-Martua (Vantas) oleh Tim Transisi.

“Tidak sependapat dengan Tim Transisi Bupati Samosir Terpilih, memanggil Kepala OPD ke posko Vantas, sebab perbedaannya sangat jelas,” pintanya. “Jangan euforia-lah, jangan berlebihan,” tegas Harianto Butar-butar lagi.

Disampaikan dia, para Kadisnya tidak dianjurkan dan tidak dilarang hadir apalagi kalau di luar jam kerja.

“Para kadis dan camat tidak usah takut kalau ada isu mau diganti. Tak semudah itu mengganti pejabat, kalau kau saya, saya tidak akan hadir, sambungnya memaksudkan Kepala OPD yang bertanya kepada Harianto yang mengibaratkan bahwa Pemerintahan ini tidak abal-abal dan Tim Transisi tidak ada di dalam aturan.,”ujarnya.

Kalau di pusat dibuat Tim Transisi diapun sepakat, akan tetapi kalau dibuat di daerah saya kurang sepakat.

Ia juga tidak melarang OPD Pemkab Samosir untuk tidak hadir dan juga tidak mendorong untuk hadir.

” Mau hadir mau tidak silakan, tapi kemarin pembicaraan kami dengan Ketua Tim Transisi, supaya dibuat diluar jam kerja,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan Tim Transisi Bupati dan Wakil Bupati Samosir terpilih, Vandiko Timotius Gultom-Martua Sitanggang mengundang Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Posko Paslon Vantas, Rabu (21/4). 

Pemanggilan para kepala OPD Pemkab Samosir ke posko Vantas adalah sinkronisasi program 100 hari kerja, 6 bulan bahkan 1 tahun Paslon Bupati Samosir.

Megi menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk mensinkronkan masukan visi-misi Bupati/Wakil Bupati Samosir terpilih. Masukan dan hasil evaluasi selanjutnya akan jadi bahan rumusan Tim Transisi untuk ditindaklanjuti oleh bupati dan wakil bupati terpilih.

“Ini kan bahan perumusan kita untuk program kerja 100 hari, 6 bulan bahkan 1 tahun ke depan atau secara periodik. Kita kapasitasnya hanya membantu. Apa yang menjadi masukan sudah kita dengarkan, kita diskusikan, nanti dari Pokja-Pokja Tim Transisi yang akan mengolahnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, hak politik bupati dan wakil bupati terpilih harus disinkronisasikan. Inilah nantinya yang akan menjadi dokumen perencanaan dalam kurun 3 tahun masa pemerintahan. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.