Dinas PPAMD Kab Samosir Berkordinasi dengan Desa terkait Penanganan Covid-19
METRORAKYAT, SAMOSIR – Update Pandemi Covid-19 di Kabupaten Samosir. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Masyarakat Desa (PPAMD) Kab Samosir tetap melakukan koordinasi terkait upaya pencegahan, pengendalian maupun penanganan Covid-19 pada tingkat desa.
Kordinasi dilaksanakan dalam bentuk penguatan aspek pemerintahan desa untuk menjaga warganya dari infeksi Covid-19 demikian juga dampak pengiringnya.
Hal itu disampaikan Dinas Kominfo, Rohani Bakara dalam relis diterima metrorakyat,com, Rabu (31/3/2021), Pangururan.
Secara teknis, Dinas PPAMD mengimbau desa untuk mengoptimalkan fasilitas protokol kesehatan (Prokes) di setiap desa serta mengaktifkan Satgas Covid-19 Desa untuk melakukan pengawasan prokes pada kegiatan masyarakat.
“Imbauan juga dilakukan untuk melaksanakan Surat Edaran (SE) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa. “Hal ini dimaksudkan agar prioritas penggunaan dana desa untuk memperkuat sendi-sendi ekonomi melalui Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan penguatan kesehatan masyarakat melalui upaya pencegahan dan penanganan Covid-19”, katanya.
Di samping itu, Dinas PPAMD juga menekankan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40/PMK.07/2020 agar desa melakukan penyesuaian yang adaptif dan cepat dalam mencegah pandemi Covid-19 berdasarkan skala prioritas.
Dinas PPAMD berharap koordinasi yang dilakukan dengan desa serta aparatnya desa termasuk Puskesmas maupun kecamatan, dapat berjalan dengan baik untuk melakukan upaya pencegahan, pengendalian, penanganan Covid-19 secara efektif dan efisien dan senantiasa tanggap terhadap perubahan yang cepat dan terkini.
Selain itu sebagai Data Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Samosir per hari ini, dengan rincian nihil kasus baru dan 1 sembuh, kumulatif tetap 191 kasus.
“×Suspek: Nihil, Probable: 1 orang, Konfirmasi Positif Aktif: 3 orang, Sembuh: 170 orang (1 orang yang sembuh yaitu: RN, [20/03/2021], Pr., 33 Tahun, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo) dan Meninggal Dunia: 8 orang, secara kumulatif 191 kasus,”tutupnya. (MR/156)



