PT Inalum Bantu 50 PCS Ban Kepada DPC HNSI Kabupaten Batu Bara
METRORAKYAT.COM, BATUBARA – PT Indonesia Asahan Aluminium (Pesero), dalam rangka hari Sosialisasi dan aksi sosial berikan bantuan 50 pcs Ban pelampung kepada Dewan pimpinan cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batu Bara Serah terima bantuan dilaksanakan di kantor DPC HNSI, Jl. Acces Road Kuala Tanjung desa Lalang Kecamatan Medang Deras pada Kamis, (04/02/2020).
Pemberian bantuan 50 pcs ban pelampung PT. Inalum tersebut dalam rangka memperingati hari sosialisasi dan aksi sosial bulan keselamatan dan kesehatan kerja nasional (K-3) kepada masyarakat yang ada di sekitar PT Inalum.
Penyerahan alat keselamatan diserahkan Manager pemberdayaan Ali Hasian Harahap didampingi Staf bina lingkungan Thaofan Saputra beserta rombongan.
Ali Hasian Harahap selaku manager pemberdayaan menyampaikan, bantuan yang diberikan PT Inalum sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada keselamatan nelayan yang ada di kabupaten Bara Bara, semoga bantuan yang diberikan bisa berguna dan bermanfaat untuk keselamatan nelayan nantinya.
“Saya berharap HNSI Batu Bara bisa menjadi mitra bagi perusahaan PT Inalum untuk menjaga citra dan nama baik dan aset-aset Inalum,”harap maneger pemberdayaan PT Inalum ini.
Selanjutnya Ketua HNSI Kabupaten Batu Bara H Safri Habni yang akrab di sapa ATW, mengucapkan terima kasih atas bantuan Ban pelampung yang diberikan PT.Indonesia Asahan Aluminium (Pesero), bantuan yang diberikan sangat bermanfaat untuk masyarakat nelayannya.
Atw juga berharap hubungan baik antara HNSI dan PT.Inalum tetap terus terjaga dengan baik mengingat perlunya kepedulian perusahaan terhadap nasib masyarakat nelayan yang bertambah sempitnya zona lokasi nelayan untuk menangkap ikan.
Ketua HNSI juga mengatakan, bantuan ban pelampung yang diberikan PT Inalum tersebut akan diserahkan kepada ranting Kecamatan Sei Suka dan kecamatan Medang Deras.
“Selanjutnya bantuan akan diserahkan kepada nelayan Jaring Jari, jaring kepiting dan tangkul bubu. Sebab mereka sangat membutuhkan pelampung tersebut mengingat nelayan tersebut menginab dilaut selama 4 sampai 5 malam,”jelas ATW.
Kegiatan berlangsung mengikuti protokol kesehatan Covid-19 memakai masker, mengatur jarak dan menyediakan sabun serta air mencuci tangan. (MR/PS)
