Kapolda Sumut Sholat Jumat Sekaligus Sambangi Pondok Pesantren Usman Syarif
MetroRakyat.com | MEDAN — Kapolda Sumut Irjen Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel M.Si. menyambangi Pondok Pesantren Usman Syarif yang berada di Jalan Sei Asahan No. 7 Medan dalam rangka mengikat tali silahturahmi dengan pengurus pesantren. Kapolda Sumut didampingi oleh pejabat utama Polda Sumut antara lain Dir Pam Obvit Kombes Pol. Heri Subiansauri, Dir Krimum Poldasu Kombes Pol. Nur Fallah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dra. Rina Sari Ginting, serta Kasat Brimobdasu Kombes Pol. Kombes Zulfikar, serta Wadir Intelkam Polda Sumut.

Tiba di komplek pondok pesantren, Kapoldasu langsung disambut hangat oleh pimpinan pondok pesantren tersebut. Pesantren Usman Syarif sendiri berdiri sejak tahun 1992, oleh Pendirinya Buya H. Raja Usman Dalimunthe. Dalam pertemuan tersebut Kapoldasu menyampaikan ucapan terimakasihnya atas sambutan hangat yang diberikan oleh pengurus Pesantren. Kapoldasu mengaku merasa bangga terhadap pendidikan yang diajarkan dalam Pondok Pesantren. “Melalui pendidikan di Pesantren, para santri selain diajarkan pendidikan formal juga diajarkan pendidikan akhlak dan moral. Karena kepintaran harus didukung dengan moralitas yang baik.” ujar Kapoldasu menyampaikan kebanggaannya.

Usai bercengkarama, Kapoldasu bersama rombongan melaksanakan Sholat Jumat di Mesjid yang ada di Pondok Pesantren. Kapolda sempat memberikan tausiah berupa pesan pesan kamtibmas kepada para santri dan masyarakat sekitar usai melaksanakan sholat jumat di Mesjid tersebut. Dalam tausiahnya Kapoldasu mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Ponpes yang sudah menerima beliau dengan beberapa pejabat utama Poldasu. Kapoldasu juga mengucapkan terima kasih kepada para jamaah yang sabar menunggu untuk duduk sebentar mendengarkan sepatah kata dari Kapoldasu. “Saya datang kesini sebagai orang baru ingin bersilaturahmi, berkenalan dan bertemu dengan saudara saudara saya umat muslim, karena silaturahmi akan menambah rezeki dan kesehatan. Rezeki yang paling hakiki sendiri adalah kesehatan.” ujar Kapolda dalam tausiahnya.


“Setelah silaturahmi saya ingin menyampaikan bahwa apa yang terjadi di Jakarta terkait kasus dugaan penistaan agama yang menyentuh hati seluruh umat muslim di Nusantara sudah diproses secara hukum. Oleh sebab itu saya menghimbau agar diserahkan pada penegak hukum, jangan mudah terprovokasi dan mengikuti jalan lain yang belum tentu sesuai dengan ajaran agama kita.”himbau Kapoldasu. “Belajar dari unjukrasa tanggal 4 Nopember yang lalu, di medan massa cukup besar namun dapat berjalan dengan damai, aman berkat umat muslim yang masih menghargai alam semesta. Mari kita berikan contoh kepada anak anak kita. Rasulullah mengajarkan kepada kita bagaimana menyelesaikan masalah di mesjid, jadi mesjid bukan hanya sebagai tempat sholat tapi juga digunakan untuk menyelesaikan masalah.” lanjut Beliau .


Kapolda Sumut juga menjelaskan tentang keberadaan Polri dibutuhkan oleh masyarakat untuk menjaga ketertiban , menjaga keteraturan, menjaga keamanan, membangun serta menyelesaikan konflik, serta menjadi wasit yang adil. Sehingga masyarakat tidak ada rasa ketakutan melaksanakan aktifitas sehari hari, produktifitasnya meningkat serta kualitas hidup masyarakat meningkat. Selanjutnya usai memberikan tausiah, Kapoldasu kemudian memohon pamit untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya. Pimpinan Ponpes dan Jamaah merasa senang atas kehadiran bapak Kapolda Sumut yang sangat bersahaja dan penuh kekeluargaan. Diakhir kegiatan dilaksanakan foto bersama dgn pimpinan dan pengurus Pondok pesantren Usman Syarif beserta jemaah. (MR/RED).
