DPRD Samosir, Kasus Infeksi Covid-19 Pasang Surut
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pasang surut kasus infeksi Covid-19 di Samosir akhir-akhir ini di akibatkan karena kurangnya pengawasan.
Yang sebelumnya sudah sempat tinggal 2 orang saat ini sudah menjadi 7 orang terkonfirmasi positif Covid-19.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Samosir Saur Tua Silalahi kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).
Ditambah lagi semua objek wisata dan perayaan pesta, acara meninggal sudah bebas dilaksanakan. Tentu ini menambah kasus infeksi apabila tidak mematuhi protokol kesehtan (Prokes).
“Melalui pemeriksaan swab massal oleh Dinas Kesehatan serta BTKL Sumut didapatkan sementara yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 7 orang, sebut Saurtua.
Menurutnya, dari 7 orang terkonfirmasi Covid-19 sekarang, namun sudah di rujuk ke Medan dan ada yang di isolasi mandir.
Sementara Kadis Kesehatan, Dr Nimpan Karo-karo membenarkan bahwa sebelumnya sudah ada 2 orang meninggal dunia akibat terkonfirmasi Covid-19, sekarang menjadi 3 orang, sebutnya.
“Benar, 3 orang warga meninggal dunia karena Covid-19”, tegasnya
Sebelumnya bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah membuka semua objek wisata untuk bebas dikunjungi oleh wisatawan dari seluruh Indonesia, bahkan wisatawan yang berkunjung tidak perlu melakukan Rapid Test atau PCR. Hal ini di sampaikan politisi muda dari Partai Gerindra ini, menambahkan, perlunya dilaksanakan sosialisasi.
“Mari lakukan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), ikuti protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Dengan mematuhi Prokes tentu kasus infeksi Covid-19 tidak bertambah”, pungkasnya.(mr/JB Rumapea)


