Dimasa Covid-19 Sekarang, TPT Agustus 2020 Senilai 6,91Persen
METRORAKYAT.COM, SUMUT – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mencatatkan bahwa selama masa pandemi Covid-19 jumlah tingkat pengangguran terbuka senilai 6,91 persen di bulan Agustus 2020.
Untuk jumlah angkatan kerja di bulan Agustus 2020 sebanyak 7,35 Juta Orang, sebut Kepala Bidang (Kabid) Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Sumut, Taulina Anggarani lewat live streaming youtube, Jumat (6/11/2020).
Selanjutnya disampaikan Taulina, jumlah angkatan kerja di bulan Agustus 2020 sebanyak 7,35 juta orang, turun 61 ribu orang jika dibanding Agustus 2019.
“Seiring dengan penurunan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami penurunan yang signifikan sebesar 1,70 persen poin,” ujarnya.
Sementara untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2020 sebesar 6,91 persen atau sebanyak 508 ribu orang, yang artinya persentase meningkat 1,52 persen poin atau sebesar 109 ribu orang dibanding bulan Agustus 2019.
“Sedangkan jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 6,842 juta orang, turun sebanyak 170 ribu orang dari Agustus 2019. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan berdasarkan persentase adalah Sektor Perdagangan (0,86 persen poin) dan Jasa Lainnya (0,37 persen poin). Kemudian sektor lain mengalami penurunan, terutama Sektor Jasa Pendidikan (0,46 persen poin), Industri Pengolahan (0,35 persen poin), dan Jasa Perusahaan (0,33 persen poin),” ucapnya.
Sebanyak 4,079 juta orang atau 59,62 persen bekerja pada kegiatan informal, naik 4,63 persen poin dibanding Agustus 2019. Selama setahun terakhir (Agustus 2019–Agustus 2020), persentase pekerja formal mengalami penurunan sebesar 4,63 persen poin.
“Selama setahun terakhir, persentase pekerja setengah penganggur naik sebesar 2,73 persen poin, dan persentase pekerja paruh waktu naik sebesar 3,22 persen poin. Ada terdapat 1,23 juta orang yang terdampak Covid-19 atau 11,51 persen,” ucapnya.
Dimasa Pandemi Covid-19 sekarang jumlah pengangguran sebanyak 107 ribu orang, BAK karena Covid-19 (39 ribu orang), yang tidak bekerja karena Covid-19 (64 ribu orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 atau 1,02 juta orang. Kita berharap Pandemi Covid-19 akhir tahun ini kembali normal seperti biasa. (MR/JB Rumapea)
