Anak Oknum Kepala Desa Mardame Aniaya Warga Sampai Babak Belur
METRORAKYAT.COM, TAPTENG – Sondang Hutagalung (35) warga Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis Kabupaten Tapanuli Tengah di aniaya anak Oknum Kepala Desa sesaat lewat dari depan rumah Kepala desa Rabu (14/05/20).
Kejadian penganiayaan berawal sesaat Korban Sondang melewati rumah Kepala Desa sekitar Jam 08:00 Wib di pagi hari.
Lewatnya Korban dari rumah Kepala Desa bertujuan untuk mengantar sedikit makanan kepada salah satu saudaranya atas perintah orang tua korban. Setelah melewati rumah Oknum Kepala Desa kebetulan anak seorang oknum Kepala Desa duduk di halaman rumahnya. sesaat melintas menggunakan Septor Vario milik korban, anak dari Oknum Kepala Desa berdiri dan memberikan ekspresi dengan mata melotot, sesaat Korban lewat menuju rumah saudaranya.
Dengan rasa penasaran Korban berhenti, dan mempertanyakan, kenapa cara melihat dari anak Oknum Kepala Desa tersebut melotot saat korban melintas dari depan rumah oknum kepala Desa Tersebut.
“Kenapa kamu liat-liat saya, ada masalah apa dengan saya” papar Korban.
Cuma sekedar mempertanyakan, pelaku yang di ketahui anak oknum tersebut meyatakan sebelum korban di aniaya, “mana kelewang mu, ada kelewang saya ini, mau main apa kita, saya sanggup,” papar anak oknum Kepala Desa.
Tampa basa-basi, pelaku yang bernama JS langsung membabibuta Korban dengan pukulan sampai korban terjatuh dari keretanya.
Tidak samapi di situ, korban langsung tersungkur dan tergeletak di jalan. Pelaku juga sempat menginjak dada korban. Walau sudah dilerai, pelaku anak oknum Kepala Desa tak henti-hentinya menghajar korban sampai mengakibatkan wajah korban lebam, yang tepatnya di bawah mata sebelah kanan korban, sampai membiru dan bola mata berbercak merah mirip gumpalan darah akibat brutanya anak oknum tersebut.
Setelah di lerai oleh kedua orang tua Pelaku bersama beberapa warga, sesaat korban hendak beranjak dari TKP menggunakan sepeda Motornya, pelaku juga menyempatkan diri menendang kereta korban, mengakibatkan korban hampir terjatuh sesaat beranjak dari depan rumah oknum Kepala Desa (TKP red).
Atas kejadian ini keluarga Korban Sondang Hutagalung tidak terima atas perbuatan dari anak oknum Kepala Desa Mardame. Akhirnya atas kejadian penganiayaan yang terjadi terhadap Korban, Sondang (Korban red) sudah melakukan pelaporan di dampingi keluarga.
Pelaporan penganiayaan yang di lakukan pelaku sudah di tangani kepolisian Polsek Pandan, dengan Nomor Surat STPL:42/V/2020/SU/Res Tapteng/Sek Pandan
Sondang Hutagalung berharap kepada pihak kepolisian agar menindak pelaku sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
“Saya sebagai Korban berharap agar hal ini segera di tindak lanjuti. Sebab bukan saya saja yang tidak terima atas penganiayaan ini, tapi keluarga saya juga tidak terima akan prilaku brutal yang di lakukan anak Oknum tersebut kepada saya,” Papar Korban sesaat di Konfirmasi Kepala Biro metrorakyat.com Sibolga-Tapteng di Kantor Polsek Pandan.
Sesaat di komfirmasi kepada oknum Kepala Desa Mardame selaku orang tua pelaku Kamis (14/05/20) melalui Telepon genggam miliknya dengan nomor seluler 08536466****, Kepala Desa Mardame enggan untuk di konfirmasi oleh Kepala Biro metrorakyat.com “Hp nya diangkat, tapi Kepala Desa Mardame memilih diam saat dikonfirmasi”
Setelah berita ini di terbitkan Kepala Biro metrorakyat.com juga mencoba melakukan Konfirmasi kepada Kapolsek Pandan, terkait pembenaran laporan yang di lakukan korban, tetapi tidak ada tanggapan melalui Telepon genggam milik Kapolsek dengan nomor seluler 08136044, (MR/RM).
