Covid-19 Senjata Biologis Makan Tuan

Covid-19 Senjata Biologis Makan Tuan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, Amerika Serikat  suatu negara Republik Konstitusional Federal yang terdiri dari lima puluh negara bagian dan sebuah distrik Federal.

Negara adidaya dengan kecanggihan teknologinya, kejayaan yang tak kunjung usai, dan kekayaan yang melimpah, membuat Negara ini menjadi Negara Super Power, dunia dibawah kekuasaannya.

Dengan kecanggihan teknologi tersebut, jangankan pesawat terbang, mobil yang keren, peralatan perang, bahkan senjata biologis pun mampu diciptakan.

Selama berminggu-minggu setelah kasus pertama Virus Corona COVID-19 ditemukan di Wuhan, China, menyebabkan kematian hampir 2.579 jiwa.(Hongkong free press).

Berdasarkan hipotesis World Health Organization (WHO), mengatakan bahwa wabah berawal dari pasar tersebut dan mungkin ditularkan dari binatang hidup ke manusia sebelum menyebar dari manusia ke manusia sangat mungkin diterima.

Tetapi faktanya, berdasarkan hasil penelitian yang dirilis dalam ‘Jurnal Medis The Lancet’ mengatakan bahwa kasus pertama Covid-19 terjadi pada 1 Desember 2019, di mana orang pertama yang terkena Covid-19 tersebut tidak punya kontak dengan pasar hewan di Wuhan. Artinya hasil penelitian ini menolak mentah-mentah hipotesis dari WHO.

Pertanyaannya dari manakah virus tersebut berasal?. Ini menjadi suatu misteri yang sangat menarik untuk dikaji secara ilmiah.

Mengingat hubungan dagang antara Negara yang kuat (Amerika Serikat) dengan Negara yang kuat pula (China) maka perlu strategi yang jitu untuk mematikan perekonomian sang rival abadi (China).

Peperangan tak mungkin dilakukan, misil tak mungkin diluncurkan, yang paling berkelas adalah ciptakan senjata biologis (Covid-19).

Berdasarkan hasil penelitian Prof. Chi Tai Fang dari National Taiwan University mengatakan “Penambahan asam amino pada virus corona sangat tidak wajar, biasanya mutasi virus tidak radikal seperti ini, aneh jika virus corona punya 4 asam amino, ini pasti ada campur tangan manusia di lab yang menambahkan asam amino terhadap virus corona.(sumber Flath Earth 101 Chanel).

Sumber informasi kredibel lainnya yaitu, penjelasan dr. Francis Boyle, seorang pembuat UU senjata Biologis Amerika yang mengatakaan bahwa Covid-19 adalah senjata biologis yang ofensif. (sumber Flath Earth 101 chanel).

Dapat disimpulkan bahwa covid-19 adalah senjata biologi Amerika Serikat yang sengaja diciptakan dalam rangka penghancuran ekonomi China.

Ini dibuktikan dengan adanya simulasi covid-19 di New York, 2 bulan sebelum virus tersebut di sebarkan di Wuhan (sumber Flath Earth 101 chanel). Tetapi China hanya dijadikan kambing hitam dari perbuatan Amerika, lempar batu sembunyi tangan. Menyalahkan diri sendiri bukanlah pilihan yang terbaik, yang terbaik adalah cari kambing hitam sebagai solusi menyelamatkan diri dari rencana yang matang tetapi Allah tak mengizinkan perbuatan tersebut.

Allah berfirman dalam QS. Ar-Ruum:41 yang Artinya: “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Dan firman Allah dalam QS As-Syura :30 yang artinya: “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kamu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari dosa-dosamu.” (QS Asy-Syura: 30).

Dari ayat ini dapat disimpulkan bahwa kerusakan yang disebabkan di Bumi itu disebabkan oleh ulah tangan manusia, begitu juga dengan Covid-19 ini yang merupakan perbuatan Amerika yang ingin menghancurkan ekonomi China tetapi Allah berkata lain.

Allah tunjukkan kekuasaannya terhadap Amerika dengan membalikkan keadaan dimana Amerika sekarang kita melihat tingkat kematian tertinggi yang diakibatkan oleh senjata Biologi ini adalah Amerika dengan jumlah kematian 235,747 jiwa (sumber Worldmeter) pada tanggal 02 April 2020.

Allah kembalikan kezhaliman itu kepada orang yang zhalim pula. Senjata biologi makan tuan. Walaupun China disini bersalah atas kesombongannya, yang mengatakan bahwa tidak ada kekuatan di muka bumi ini yang mampu melawan China (Xi Jin Ping), tetapi berbedalah derajat kesombongan dari pada pembuatan kerusakan.

Tetapi dibalik kejadian ini, Allah berikan Hikmah Mati syahid kepada orang yang tidak bersalah tidak menahu mengenai kejadian ini dengan ganjaran Mati Syahid, sebagai mana di jelaskan Pada riwayat Bukhari, Rasulullah SAW menyebut serta orang yang mati karena sakit perut dan orang yang terkena amuk wabah ke dalam derajat syahadah atau mereka yang mendapatkan ganjaran seperti pahala orang yang syahid di Medan Perang.

Semoga dari kejadian ini dunia mendapatkan pelajaran dan hikmah bahwa tidak ada kekuasaan yang tertinggi di dunia ini kecuali kuasa Allah SWT. Dan tidak ada sesuatu pun dibalik suatu kejadian, melainkan Allah sisipkan hikmah di dalamnya.(mr/rl)

(Agus Salim-Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.