Rizal Fahlevi : Pemerintah Aceh Harus Serius Percepat Pembangunan Rumah Sakit Regional Di Langsa

Rizal Fahlevi : Pemerintah Aceh Harus Serius Percepat Pembangunan Rumah Sakit Regional Di Langsa
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) M. Rizal Fahlevi Kirani meminta Pemerintah Aceh untuk segera menuntaskan pembangunan Rumah Sakit Regional Kota Langsa yang saat ini terkesan lamban.

Hal ini disampaikannya saat melakukan peninjauan langsung progres pembangunan rumah sakit Zainal Abidin Banda Aceh, oleh komisi V Rabu (11/3).

Menurut Fahlevi, pembangunan Rumah Sakit Regional merupakan program prioritas Pemerintah Aceh, namun dirinya menilai Pemerintah Aceh tidak serius untuk menyelesaikannya, dibuktikan dengan minimnya kucuran anggaran setiap tahunnya untuk pengalokasian pembangunan rumah sakit ini.

“Pembangunannya sudah tahap 2, tetapi pertahunnya hanya sekitar 50 milliar dianggarkan, sedangkan yang dibutuhkan 1,2 trilyun, Pemerintah Aceh harus fokus untuk memfloting anggaran yang besar,kami akan kawal itu,”imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Fahlevi meminta Pemko Langsa untuk menyiapkan kebutuhan anggaran lanjutan pembangunan fisik dalam Musrenbang mendatang.

“Nanti berapa anggaran yang dibutuhkan oleh Pemko Langsa untuk pembangunan fisiknya di tahun 2021 kita selesaikan itu, kalau untuk Alkesnya nanti kita lanjutkan, saya pikir Pemerintah Aceh harus serius, jangan hanya fokus pada pembangunan di wilayah-wilayah tertentu saja,”ulangnya lagi.

Kehadiran mereka tambahnya, kusus untuk melihat sejauh mana pembangunan rumah sakit regional..

Selain itu, pihaknya juga akan mengawal setiap usulan anggaran APBA dari Kabupaten/Kota yang menjadi prioritas pembangunan masing-masing daerah.

Di kesempatan yang sama Fahlevi pun mengapresiasi kinerja Wali Kota Langsa yang telah mengembangkan sektor pariwisata. Seperti, hutan Kota salah satu pilot projek bagi Aceh untuk tempat wisata, apa yang diprogramkan oleh pak Wali Kota sangat bagus dan Kepala Daerah lainnya patut mencontoh wisata yang ada di Kota Langsa.

Sebelumnya, Wali Kota Langsa Usman Abdullah, SE menyebutkan, bila anggaran yang dikucurkan sangat minim maka pembangunanan Rumah Sakit Regional akan memakan lama “Pembangunannya menelan biaya 1,2 trilyun, tapi setiap tahunnya dianggarkan cuma 45 miliar malah, kabar terbaru tahun 2020 hanya 35 miliar,”terang wali kota

Jika kondisinya terus seperti itu, maka sepuluh tahun kedepan pembangunannya tidak akan selesai. “Kita berharap dukungan dari DPR Aceh untuk menyampaikan kepada Pemerintah Aceh agar serius untuk menyelesaikan rumah sakit ini,”harap toke sue uem (sapaan akrab walikota Langsa). (MR/ATAR))

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.