Masyarakat Desa Lae Mate Penerima RTLH Merasa Kecewa Atas Adanya Pemotongan Dana Rehab Terlalu Besar
METRORAKYAT.COM, SUBULUSSALAM – Warga Desa lae Masyarakat Desa Lae Mate Penerima RTLH Merasa Kecewa Atas Adanya Pemotongan Dana Rehab Terlalu Besar kecamatan rundeng, Kota Subulussalam yang mendapat bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) merasa Kecewa atau dirugikan soal dana bantuan untuk RTLH di kurangi dengan alasan untuk LPJ dan gambar rumah dan buat laporan yang lainnya.
“Kami merasa keberatan pemotongan itu pak, kami sudah dirugikan, kami tanya melalui ketua kelompok katanya itu sudah aturan udah kesepakatan,” tapi kami tidak pernah musyawarah mengenai pemotongan ini,”kalo kami musyawarah kami tidak komplinkan, kami penerima RTLH di Desa lae mate berjumlah 120 KK, kata inisial M salah satu warga penerima Manfaat RTLH,
“Dan Dana bantuan untuk RTLH itu satu KK.Rp.19.350,000(sembilan belas juta tiga ratus lima puluh ribu) namun yang kami terima bervariasi ada yang menerima RP.15.800.000(lima belas juta delapan ratus ribu) ada yang menerima RP.16.000.000( enam belas juta) lagi kata ucap inisial M warga Desa Lae mate.
Terpisah, kami menyambangi kantor Dinas sosial kota subulussalam untuk menjumpai kadis,SANUSI.S.Ag, namun staf nya mengatakan pak kadis sedang rapat,”Dan kami pun coba menghubungi melalui via Handphone namun tidak diangkat, tiba tiba datang pesan melalui Whatsapp kadis,”jumpai aja pptk fauzi namanya, Senin (06/01/2020)
Dan kami pun coba menghubugi fauzi lewat via Handphone”fauzi mengampaikan dari via Handphone, soal adanya dugaan potong memotong dari pihak Dinas tidak tau,” dan saya selaku pptk sudah menyapaik an pada pihak penerima mempaat RTLH dan ketua kelompoknya, dan kami sudah melakukan evaluasi dan perivikasi dilapangan jangan ada masalah. “Begitulah saya sampaikan pada mereka, kalo begini ceritanya saya akan kumpulkan nanti ketua ketua kelompok penerima mempaat RTLH kata fauzi lewat via Handphone,”ucapnya. (MR/Jar)
