20 Tahun Terjebak Banjir, Warga Gang Tambak Tagih Drainase, Jusup Ginting Siapkan Perjuangan Anggaran

20 Tahun Terjebak Banjir, Warga Gang Tambak Tagih Drainase, Jusup Ginting Siapkan Perjuangan Anggaran
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Persoalan banjir yang telah berlangsung selama puluhan tahun dan keterbatasan akses jalan menjadi perhatian Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, Jusup Ginting Suka, SE.

Ia turun langsung meninjau dua lokasi yang membutuhkan pembangunan drainase dan jembatan penghubung di Kelurahan Simalingkar B dan Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (31/10/2026).

Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi warga yang disampaikan kepada Jusup Ginting saat kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di halaman HKBP Pardomuan, Jalan Bunga Rante II, Kelurahan Simalingkar B.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Gang Tambak, Jalan Bunga Rante III, Kelurahan Simalingkar B. Dalam kunjungan tersebut, Jusup didampingi Lurah Simalingkar B, IP Sembiring, kepala lingkungan, serta masyarakat setempat.

Perwakilan warga, St. AP Panjaitan, menyampaikan bahwa pembangunan drainase di kawasan tersebut sudah lama dinantikan. Pasalnya, setiap kali hujan turun, meskipun hanya sebentar, air langsung menggenangi Gang Tambak hingga mencapai ketinggian selutut orang dewasa.

Ironisnya, persoalan banjir tersebut telah dirasakan warga selama kurang lebih 20 tahun. Berbagai pengaduan telah disampaikan kepada kepala lingkungan, lurah, camat hingga anggota DPRD, tetapi hingga kini belum ada solusi nyata.

“Kami sudah tidak percaya lagi dengan janji-janji. Sejak 2006 sampai 2026, semuanya berjanji akan memperbaiki drainase, tetapi belum juga terealisasi. Harapan kami melalui Pak Jusup Ginting sebagai wakil kami di Dapil 5, permohonan ini bisa benar-benar diwujudkan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, kondisi drainase yang ada saat ini berbentuk seperti kuali atau cekungan. Akibatnya, air mudah mengendap dan alirannya tidak lancar sehingga memperparah genangan ketika hujan turun.

Menanggapi keluhan tersebut, Jusup Ginting mengakui bahwa pembangunan drainase di Gang Tambak sudah menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, warga tidak seharusnya terus-menerus menghadapi ancaman banjir setiap kali hujan turun.

Anggota Komisi IV DPRD Medan itu menegaskan akan membawa dan meneruskan aspirasi masyarakat kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan agar segera dilakukan penanganan.

“Paling tidak, saya akan perjuangkan agar pembangunan drainase ini dapat dianggarkan melalui RAPBD atau P-APBD Tahun 2027,” tegas Jusup.

Usai meninjau Gang Tambak, Jusup melanjutkan kunjungan ke Jalan Kampung Dalam, Gang Kubah Farino, Lingkungan 18, Kelurahan Kwala Bekala.

Di lokasi kedua ini, perwakilan warga, Hutahean, menyampaikan kebutuhan pembangunan drainase sekaligus jembatan penghubung yang direncanakan menghubungkan Gang Kubah Farino dengan kawasan Taman Cadika.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting untuk membuka akses alternatif bagi masyarakat sekaligus membantu mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi di Jalan Pintu Air IV, khususnya di sekitar Yayasan Al-Azhar.

“Jembatan ini nantinya diharapkan bisa menghubungkan Gang Kubah Farino hingga tembus ke Taman Cadika. Dengan begitu, masyarakat memiliki akses alternatif dan kemacetan di Jalan Pintu Air IV, tepatnya di kawasan Yayasan Al-Azhar, bisa dikurangi,” jelasnya.

Mendengar aspirasi tersebut, Jusup Ginting mengatakan pembangunan drainase perlu menjadi prioritas awal mengingat kondisi gang yang belum memiliki saluran pembuangan air memadai.

Namun, ia juga meminta dukungan dan kesediaan masyarakat apabila dalam proses pembangunan nantinya diperlukan penggunaan sebagian tanah milik warga untuk pembangunan drainase.

Perwakilan warga, Hutahean, menyatakan tidak keberatan apabila sebagian lahannya diperlukan demi kepentingan pembangunan dan perbaikan drainase.

Terkait usulan pembangunan jembatan, Jusup mengatakan akan membawa aspirasi tersebut kepada Pemerintah Kota Medan untuk diperjuangkan agar memperoleh perhatian dan dukungan anggaran.

Ia berharap pembangunan drainase dan jembatan penghubung tersebut dapat direalisasikan sehingga persoalan genangan air, keterbatasan akses, serta kemacetan yang dikeluhkan masyarakat dapat diatasi secara bertahap.

Kunjungan langsung tersebut disambut positif warga. Mereka berharap perjuangan Jusup Ginting dapat membawa hasil nyata, bukan sekadar menjadi janji, tetapi benar-benar diwujudkan melalui pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Warga pun mendoakan agar Jusup Ginting senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) 5 Kota Medan.(MR/IRWAN)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan