Wasbang Antonius Tumanggor Membludak, Mahasiswa dan Pemuda Katolik Antusias Bicara Pancasila
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang digelar anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Beringin III, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (26/9), dipadati mahasiswa dan pemuda Katolik.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut turut dihadiri Lurah Helvetia Hafiz Parinduri dan Kepala Lingkungan IV Mhd. Jamaluddin S.
Di hadapan peserta, Antonius Tumanggor mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengenal Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Antonius, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di era digital menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda. Beragam konten yang hadir melalui perangkat digital, kata dia, tidak seluruhnya memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter.
“Anak-anak muda saat ini lebih banyak mengenal aplikasi di gadget, seperti game, TikTok, dan berbagai konten digital yang tidak semuanya memberikan pendidikan positif. Akibatnya, ada yang mulai kurang menghargai orang tua, mudah terprovokasi, hingga kehilangan semangat kebersamaan,” ujar Antonius.
Politisi Partai NasDem Kota Medan itu menegaskan, kegiatan Wasbang menjadi salah satu upaya DPRD Kota Medan untuk terus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda.
“Karena itulah DPRD Kota Medan akan terus melaksanakan kegiatan Wasbang agar semakin banyak masyarakat yang mencintai dan memahami Pancasila,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Antonius juga menyoroti pentingnya mengamalkan sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Ia menegaskan, prinsip keadilan harus menjadi landasan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Negara harus mampu berlaku adil kepada seluruh rakyatnya. Begitu juga gubernur, bupati, dan wali kota harus memberikan pelayanan yang adil kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang apa pun. Sila kelima menjadi arah bagi negara untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Antonius berharap nilai keadilan tersebut tidak berhenti pada tingkat pemerintahan pusat maupun daerah, tetapi juga diterapkan hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan lingkungan.
Menurutnya, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah penyaluran bantuan sosial agar dilakukan secara transparan, adil, dan tepat sasaran sehingga tidak menimbulkan kecemburuan di tengah masyarakat.
Menutup kegiatan, anggota DPRD Kota Medan dua periode itu mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar menjauhi berbagai tindakan yang dapat merusak masa depan, seperti kriminalitas, begal, penyalahgunaan narkoba, serta tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Hidupkan semangat gotong royong di setiap kegiatan. Jauhi perbuatan negatif seperti kriminalitas, begal, penyalahgunaan narkoba, serta jangan mudah percaya dan menyebarkan berita hoaks,” pungkasnya.
Kegiatan Wasbang tersebut kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Para peserta juga mendapatkan suvenir, kue, dan nasi kotak.(MR/Irwan)


