Gebyar PAUD Tarutung, Neny Angelina Tekankan Pentingnya Bermain dan Belajar Sesuai Usia
LMETRORAKYAT.COM, TAPUT – Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, mengingatkan para orang tua agar tidak memaksakan anak usia dini untuk belajar melampaui tahapan tumbuh kembangnya.
Pesan tersebut disampaikan Ny. Neny saat menghadiri sekaligus memberikan arahan pada Gebyar PAUD Kecamatan Tarutung Tahun 2026 di Aula TK Negeri Pembina Tarutung, Jumat (11/9/2026).
Mengusung tema “Bersama PAUD Membangun Generasi Sehat, Cerdas, Ceria, dan Berbudaya”, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, minat dan bakat melalui aktivitas yang sesuai dengan karakteristik pendidikan anak usia dini.
“Anak-anak kita ini bukan robot. Mereka memiliki alur tumbuh kembang yang berbeda. Izinkan mereka di usianya untuk bermain dan belajar secara seimbang agar mereka mantap dan siap secara mental ketika memasuki jenjang Sekolah Dasar kelak,” ujar Ny. Neny.
Ia menegaskan, pendidikan anak usia dini tidak semestinya hanya mengejar kemampuan akademik. Menurutnya, kesempatan bermain, berekspresi dan berinteraksi juga merupakan bagian penting dalam membangun kesiapan anak sebelum memasuki pendidikan dasar.
Karena itu, Gebyar PAUD dinilai tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memberikan stimulasi kepada anak untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas dan rasa percaya diri sejak dini.
Ny. Neny turut mengapresiasi dedikasi para guru PAUD yang dinilainya memiliki peran penting dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.
Pemkab Tapanuli Utara, lanjutnya, juga berkomitmen meningkatkan kualitas PAUD, antara lain melalui rencana studi tiru ke lembaga PAUD terbaik di Sumatera Utara bagi para pendidik.
Selain peningkatan kapasitas tenaga pendidik, ia mengingatkan setiap satuan PAUD agar memperhatikan kelengkapan administrasi, termasuk Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
Sementara itu, Ketua Panitia Gebyar PAUD Kecamatan Tarutung, Erikson Lumbantobing, melaporkan kegiatan tersebut diikuti 208 peserta didik dan 52 guru dari 26 lembaga PAUD, baik mandiri, swasta maupun binaan di Kecamatan Tarutung.
Perlombaan yang digelar meliputi lomba bercerita dan mewarnai bagi peserta didik. Sementara untuk guru digelar lomba pembuatan Alat Peraga Edukatif (APE) dari bahan alam serta lomba menciptakan lagu.
Kegiatan turut dihadiri jajaran Pokja PAUD Kabupaten Tapanuli Utara, Sekretaris TP-PKK, Bunda PAUD Kelurahan, perwakilan Bhayangkari, jajaran Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Tarutung, tokoh masyarakat serta para orang tua peserta didik.
(MR/ Andoky Manalu)
