Pipa Gas Meledak Dan Disertai Gemuruh, Ribuan Warga Desa Tani Makmur Berhamburan Lari Mencari Tempat Aman
METRORAKYAT.COM, INHU – Masyarakat Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu Riau di kagetkan dengan suara ledakan dan Gemuruh yang menakutkan pada malam jum,at 9/1/2026 sekitar pukul 12.00 wib di saat sedang lelap tidur dan hujan gerimis.
Ledakan dan Gemuruh yang membuat masyarakat Panik keluar rumah dan berhamburan mencari tempat aman ternyata berasal dari meledaknya Pipa Gas milik Negara PGN yang tak jauh dari pemukiman warga .
Akibat ledakan Pipa Gas dan suara Gemuruh yang begitu menyeramkan di anggap masyarakat desa Tani makmur seperti suasana hari kiamat , kami keluar dan bergegas meninggalkan rumah dan menjauh dari desa mencari tempat aman dengan jarak 5 sampai 6 kilometer ke desa tetangga terang Riduansyah dan Ardiansyah saat memberikan keterangan kepada awak media.
Kejadian tadi malam Jumat 9/1/2026 sekitar pukul 12,30 wib memang sangat menakut suara Gemuruh dari ledakan pipa gas membuat ribuan masyarakat Desa Tani Makmur Panik dan berhamburan menjauh dari desa takut akan ada ledakan api dan gas beracun jelas mereka .
Dari kejadian ini kami masyarakat merasa trauma karena malam tadi kami sudah tidak memikir keamanan rumah dan keadaan hanya baju di badan yg kami bawa di saat cuaca malam hujan.
Berbeda dengan apa yang di alami Ahmad Ghojali warga yg berdomisili hanya 30 meter dari lokasi ledakan pipa gas milik negara tersebut, di mana malam itu dirinya mendengar suara ledakan dahsyat dan Gemuruh yang menakutkan dirinya melihat pipa gas menyembur kan gas dan material tanah yang besar dan menghantam dan menimpa atap rumah milik nya hingga rusak, dan saat itu ia langsung bergegas keluar meninggalkan rumah dan menjauh sejauh mungkin.
Dari peristiwa ledakan Pipa Gas PGN tersebut dampak yang di timbulkan merusak 4 unit rumah 1 rusak berat dan 3 rusak ringan serta menimbulkan dampak pada kerusakan tanaman seperti sawit dan karet milik masyarakat.
Saat ini dari pantauan awak media metrorakyay.com pada pagi hari situasi di lokasi sudah aman semburan gas sudah tidak aktif lagi dan pihak dari Perusahaan Gas Negara (PGN),Time Damkar dan BPBD inhu terlihat sudah ada di tempat kejadian. ( MR / Kusjul ).
