Jembatan Gantung Termangu Mendongkrak Kemajuan Ekonomi Warga Sekitar
METRORAKYAT.COM, MALANG – Program 1000 Jembatan Gantung untuk Indonesia, yang dipelopori oleh Vertical Rescue Indonesia (VRI) bersama TNI AD dan pemerintah, bertujuan membangun infrastruktur penghubung di daerah terpencil dan pascabencana.
Dapat di bilanh program ini berfokus pada gotong royong, efisiensi waktu pembangunan (1-5 hari), dan meningkatkan aksesibilitas. Hingga akhir 2025, program ini terus berlanjut di berbagai wilayah seperti yang telah usai terlaksana yakni jembatan gantung penghubung dua desa , yaitu desa Ternyang kecamatan Sumberpucung – desa Mangunrejo kecamatan Kepanjen yang keduanya berada di Kabupaten Malang.
Untuk untuk jembatan ini diberi nama jembatan Termangu yang artinya Ternyang – Mangunrejo terdapat poin-poin penting mengenai program 1000 jembatan gantung yakni Inisiator Vertical Rescue Indonesia (VRI) yang dipimpin Tedi Ixdiana, berkolaborasi dengan TNI AD.
“Untuk proses pengerjaannya itu hampir satu bulan , sedangkan peresmiannya kita menunggu informasi dari Jakarta , Tujuannya dan manfaat membuka akses daerah terpencil, mempermudah akses anak sekolah, warga ke pasar bahkan akses antar desa lebih mudah, ” ujar Dandim 0818/Kabupaten Malang – Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, Selasa (27/1) kemarin.
Spesifikasi Jembatan menggunakan tali baja yang dibangun dengan sistem gotong royong warga dan relawan, tidak menggunakan beton, dan pengerjaan cepat.
Sementara itu kepala desa Mangunrejo dan kepala desa Ternyang Kamis (29/1/2026) mengatakan bahwah dengan di bangunnya jembatan tersebut dapat memobilisasi perekonomian warganya ,Mempersingkat jarak tempuh antar desa secara signifikan, contohnya dari 10 km menjadi 3 km di satu lokasi.
Dua kepala desa ini (Suntoro Kades Mangunrejo / Didik Santoso Kades Ternyang) sangat berterimaksih dan bersyukur kepada pemerintah pusat dengan adanya pembangunan jembatan ini dianggap sebagai simbol solidaritas dan kepedulian untuk menghubungkan dua desa yang dipisahkan oleh sungai.
Dengan terbangunnya jembatan gantung Termangu tersebut sangat membantu masyarakat dalam mendongkrak perekonomian warga, bahkan tidak menutup kemungkinan kedepannya jembatan itu yang akan datang menjadi icon wisata dua desa tersebut secara berkelanjutan.(MR/Pro).
