Duar, Dapur Fountain Ice Cream Meledak di Hayam Wuruk, Karyawan Panik Berhamburan

Duar, Dapur Fountain Ice Cream Meledak di Hayam Wuruk, Karyawan Panik Berhamburan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Dentuman keras menggelegar, api menyambar dari dalam dapur. Suasana mendadak mencekam di dapur pengolahan Fountain Ice Cream yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk No. 20/22, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Ledakan yang terjadi secara tiba-tiba itu sontak membuat puluhan karyawan panik, berteriak, dan berhamburan keluar gudang demi menyelamatkan diri. Kepulan asap hitam membumbung tinggi, membuat warga sekitar ikut geger.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, ledakan terjadi tepat saat jam istirahat makan siang, ketika sebagian besar pekerja masih berada di dalam area dapur pengolahan.

Pantauan wartawan di lokasi, sejumlah staf hingga manajemen perusahaan tampak sibuk menenangkan karyawan yang masih syok. Sementara aparat Polsek Medan Baru bersama Tim Inafis Polrestabes Medan langsung turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Salah seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut hebat saat ledakan terdengar.

“Kami lagi istirahat makan siang, tiba-tiba duar… keras sekali bang. Semua langsung lari keluar. Belum tahu pasti dari tabung gas atau tungku masak lontong. Api sudah dipadamkan Damkar, ada dua unit turun,” ujarnya dengan nada masih gemetar.

Namun, sikap tertutup justru ditunjukkan pihak internal perusahaan. Seorang wanita paruh baya yang berada di lokasi terkesan menghindari awak media.

“Nanti saja bang, ada yang lebih berhak memberi keterangan. Di dalam sudah ada polisi memeriksa. Kalau mau kronologis, tanya saja ke polisi,” katanya singkat tanpa menyebutkan identitas.

Sementara itu, Plt Lurah Petisah Hulu, Afandi Syahputra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengaku tidak masuk ke area dapur agar tidak mengganggu proses penyelidikan polisi.

“Saya tahu dari kepling yang melihat asap tebal dari dalam bangunan. Tidak ada korban jiwa. Api berhasil dipadamkan petugas Damkar,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Poltak M. Tambunan, menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti kebakaran.
“Masih tahap penyelidikan. TKP sudah kami cek, penyebab ledakan belum bisa disimpulkan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan. Melalui Kabid Pencegahan, Ardhani, pihaknya menurunkan dua unit armada pemadam ke lokasi.

“Api berhasil dipadamkan. Untuk sumber ledakan, masih simpang siur, bisa dari tabung gas, tungku masak, atau korsleting listrik. Kita tunggu hasil penyelidikan kepolisian,” katanya.

Hasil investigasi wartawan di lapangan memastikan tidak ada korban jiwa, namun kerusakan cukup parah terjadi di area dapur pengolahan makanan, yang diduga menjadi titik awal ledakan.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras soal keamanan dapur industri makanan, yang jika lalai sedikit saja, bisa berubah menjadi bom waktu di tengah kawasan padat penduduk.
(MR/Irwan)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News