Empat Kecamatan Terdampak Cuaca Ekstrem, Satgas BPBD Sergai Tetap Siaga Pastikan Keselamatan Warga

Empat Kecamatan Terdampak Cuaca Ekstrem, Satgas BPBD Sergai Tetap Siaga Pastikan Keselamatan Warga
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan yang tinggi selama tiga hari terakhir membuat debit air sungai meningkat, dan mengakibatkan beberapa kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara dilanda banjir.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung berkoordinasi dan melaksanakan pemantauan situasi yang dianggap rawan potensi bencana.

Plt Kepala BPBD Sergai, Abdul Rahman Purba, ST, M.AP, kepada awak media melalui via WhatsApp, Kamis sore (27/11/2025) sekira pukul 17.35 wib, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Satgas penanggulangan bencana daerah telah melakukan berbagai langkah cepat, yaitu berkoordinasi dengan kepala desa, camat, serta aparat TNI/Polri.

Selain itu juga melakukan pemantauan dan asesmen langsung ke titik-titik terdampak, dan tercatat banjir melanda di Kecamatan Sipispis, Tebing Syahbandar, Dolok Masihul, dan Kecamatan Perbaungan.

Data sementara dampak banjir di Kecamatan Sipispis yaitu Desa Simalas, Dusun I sebanyak 17 Kepala Keluarga (KK) sekitar 68 jiwa, Kecamatan Tebing Syahbandar di Desa Penggalian, Dusun II 46 KK sekitar 138 jiwa, Kecamatan Dolok Masihul di Desa Bukit Cermin Hilir 123 KK sekitar 369 jiwa, dan Kecamatan Perbaungan di Desa Pekan Perbaungan saat ini masih dalam pendataan.

Selain permukiman warga, dampak banjir juga melanda lahan perkebunan kelapa sawit lebih kurang 80 hektare, dan tanaman hortikultura atau ubi kayu dan lainnya lebih kurang 60 hektare.

“Akibat curah hujan yang cukup tinggi sehingga debit air sungai meningkat dan meluap ke sejumlah pemukiman warga, ditambah luapan Sungai Sibarau menyebabkan air melewati tanggul wilayah Kecamatan Dolok Masihul,” terang Abdul Rahman Purba.

Plt Kepala BPBD Sergai itu juga menyebutkan, hingga saat ini tidak ditemukannya korban jiwa, luka maupun warga yang mengungsi. Data dampak banjir ini bersifat sementara, dan akan diperbarui sesuai perkembangan terbaru di lapangan.

Ia mengatakan, ketinggian air di beberapa wilayah masih berkisar 10 hingga 60 sentimeter. Langkah dan upaya penanganan cepat terus dilakukan, termasuk pemantauan situasi aliran sungai dan intensitas curah hujan.

“Saat ini tim gabungan masih bersiaga di lapangan untuk memastikan keselamatan warga sambil memantau perkembangan situasi,” bilangnya.

Abdul Rahman Purba juga mengingatkan daerah yang rawan banjir, terutama kepada warga di Kecamatan Tanjung Beringin dan Kecamatan Sei Rampah untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem saat ini.

“Masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana agar tingkatkan kewaspadaan. Apabila terlihat peningkatan debit air atau tanda-tanda banjir, cepat mengungsi dan laporkan pada pemerintah desa setempat serta petugas BPBD. Tim Satgas tetap siaga dan siap melakukan tindakan cepat jika situasi memburuk,” ungkapnya.

BPBD Kabupaten Sergai mengimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan sigap menghadapi perubahan cuaca, serta terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah. (MR/AS)

Metro Rakyat News