Warga Jalan Karya Mesjid Kelurahan Sei Agul Komit Perangi Narkoba, Minta Polrestabes Tidak Melepas Bandar dan Pelaku Narkoba

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Sejumlah warga di Jalan Karya Mesjid Kekurahan Karya Sei Agul komit perang terhadap peredaran narkoba. Hal ini dikatakan perwakilan warga T.Siahaan, pada Selasa, (26/8) 2025) malam kepada awak media.
T. Siahaan mengaku sangat menyayangkan kejadian penangkapan transaksi narkoba yang terjadi di tempat itu pada Senin (25/8) sore dan menangkap tangan 2 orang bandar dan penjual di tempat yang sudah lama dijadikan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling).
Warga yang mengaku sudah puluhan tahun tinggal di Jalan Karya Mesjid mengaku selama ini Jalan Karya Mesjid selalu dikenal aman, tertib dan lokasi anak anak sekolah yang aktif dengan berbagai aktivitas. Namun, sejak kejadian penangkapan bandar narkoba oleh Polrestabes Medan di pos kamling, telah mencoreng nama baik seluruh warga di Jalan Karya Mesjid.
“Apalagi yang ditangkap salah satunya bukan warga yang tinggal di tempat ini. Inilah yang membuat kami resah dan meminta agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Kami akan perang terhadap narkoba. Kami juga meminta agar dua orang yang tertangkap tangan oleh arapat kepolisian saat transaksi narkoba dihukum sesuai Undang Undang yang berlaku. Jangan dilepas dengan alasan aneh-aneh, “katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Tumanggor menyesalkan kejadian penangkapan bandar dan penjual narkoba di daerah nya. Untuk itu, wakil rakyat asal dapil 1 kota Medan dari fraksi partai NasDem ini meminta kepada Kapolrestabes Medan beserta jajaran dapat melakukan antisipasi peredaran narkoba dengan rutin patroli di tempat tempat yang dicurigai.
“Saya sangat malu ketika mengetahui di tempat saya ada di tangkap bandar dan pemakai narkoba. Selaku tokoh di tempat ini saya himbau bagi siapapun untuk tidak menjadikan Jalan Karya Mesjid dan kelurahan Sei Agul menjadi sarang narkoba, ” tegasnya.
Karena, sambung Antonius lagi, pemberantasan narkoba sudah menjadi atensi Kapolrestabes Medan, Wali Kota Medan, TNI, dan seluruh lapisan masyarajat. “Karena, narkoba terbukti merusak mental dan pikiran serta masa depan generasi bangsa, ” ucapnya tegas.
Apalagi, sambung dia, Wali Kota Medan, Rico Waas barusan ini bersama kapolsek Sunggal, Danramil 07 dan Satpol PP Medan telah melakukan penggerebekan narkoba dan pembongkaran lokasi diketahui tempat sarang narkoba di kelurahan Tanjungsari Kecamatan Medan Selayang. (MR/Tim)


