Polres Sergai Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Toba 2025 Amankan Mudik Lebaran

Polres Sergai Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Toba 2025 Amankan Mudik Lebaran
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Toba tahun 2025, di Lapangan Apel Mako Polres Sergai, Jalan Negara Kecamatan Sei Rampah, Kamis (20/3/2025).

Apel tersebut dipimpin oleh Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu, SIK, MH yang diikuti Wakapolres Kompol Mukmin Rambe, SH, Dandim 0204/DS Pabung Mayor Inf.Ponidi, Ketua Pengadilan Negeri Sei Rampah Muhammad Sacral Ritonga, SH, MH, mewakili Kepala BNN Sergai AKP Maruli, Dinas Perhubungan, Dan Subdenpom Tebing-tinggi Kapten Cpm N. Nasution, Sat Pol PP Sergai, para Kabag, Kasat, Polsek jajaran serta personel Polres Sergai dan instansi lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu mengatakan, bahwa apel gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2025 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Apel ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarpras, serta memperkuat sinergitas dengan stakeholder terkait sehingga Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Ia menyebutkan, berdasarkan survei Kemenhub RI lanjutnya, potensi pergerakan masyarakat selama libur lebaran 2025 mencapai 52% dari total jumlah penduduk Indonesia atau setara 146,48 juta orang.

Jumlah ini diperkirakan akan dapat berubah sewaktu-waktu, mengingat pengalaman kita pada pengamanan lebaran tahun sebelumnya, jumlah realisasi pemudik jauh lebih besar dibanding angka survei.

Selain itu, terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, antara lain diskon tarif tiket dan tol, kebijakan work from anywhere, hingga perpanjangan masa libur sekolah.

“Pemerintah juga memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 sampai 30 Maret 2025, dan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 sampai 7 April 2025,” sebutnya.

Kapolres juga menyampaikan, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2025”, dan mengangkat tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 Maret sampai 8 April 2025 untuk 8 Polda Prioritas, serta tanggal 26 Maret sampai 8 April 2025 untuk 28 Polda lainnya.

Dikatakannya, operasi ini melibatkan 164.298 personel gabungan dan akan menempati 2.835 pos, yang terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, serta 309 pos terpadu sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.

Selanjutnya juga untuk pengamanan terhadap 126.736 objek pengamanan berupa masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 ini, Pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas, penyeberangan laut, penghentian pekerjaan proyek konstruksi, dan pengalihfungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan.

“Pedomani pelaksanaan SKB ini dan sosialisasikan kepada masyarakat melalui berbagai saluran media, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik,” terang Kapolres.

Ia menjelaskan, dalam rangka mengurai kepadatan arus, telah disiapkan rekayasa lalu lintas berupa pemberlakuan ganjil-genap, contra flow, dan one way system, yang dilakukan berdasarkan analisa pantauan CCTV, traffic counting, serta laporan petugas di lapangan secara real time dan berkala.

Selanjutnya, dalam rangka menjaga kelancaran pada jalur penyeberangan, akan diterapkan delaying system, buffer zone dan screening tiket, hingga pemberlakuan pola operasi kapal “Tiba Bongkar Berangkat”.

Selain kelancaran arus lalu lintas dan jalur penyeberangan, stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting serta BBM juga perlu mendapatkan perhatian. Jadi lakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga, pastikan distribusi terlaksana dengan lancar dan tepat waktu, serta tindak tegas pelaku penimbunan.

“Pelayanan yang ramah dan responsif juga harus menjadi prioritas selama pengamanan mudik lebaran 2025. Tampilkan sosok petugas yang humanis, berikan edukasi dan imbauan kepada pengemudi untuk istirahat sejenak guna menghindari microsleep, dengan lakukan pengecekan kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu dan lampu penerangan, serta siagakan personel pada titik-titik rawan kecelakaan,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, seluruh pelaksanaan tugas di lapangan tentunya harus disertai strategi komunikasi publik yang baik. Jadi, pastikan masyarakat dapat memahami informasi terkait layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, dan penerapan rekayasa lalu lintas. Optimalkan layanan 110 sebagai hotline pelayanan, pengaduan dan pelaporan tanggap darurat, baik terhadap gangguan kamtibmas maupun kemacetan pada jalur mudik.

Dikesempatan itu, Kapolres mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel dan unsur pengamanan lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2025 ini.

”Kepada personel selamat bertugas dan tetap semangat. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan selamat merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah kepada seluruh umat Islam yang merayakan,” pungkasnya.

Usai pelaksanaan apel, Kapolres Sergai melakukan pemeriksaan pasukan, serta memberikan penyematan pita tanda Operasi Ketupat 2025. (MR/AS)

Metro Rakyat News