Dua Sesi Laksanakan Sosperda Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Duma Ingatkan Warga Jaga Kesehatan dan Penyakit Menular
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Wakil rakyat asal daerah pemilihan 1, Dame Duma Sari Hutagalung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perda (Sosperda) No. 4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan kota Medan, Minggu, (12/1).
Politisi dari Partai Gerindra kota Medan ini melaksanakan Sosperda Kesehatan ini selama dua (2) sesi. Sesi pertama Minggu dimulai pukul 10.00 Wib sampai selesai yang dilaksanakan di Jl. Krisan Blok D No. 36, Kel. Helvetia Timur, Kec. Medan Helvetia, dan sesi ke dua (2) pukul jam 14.00 Wib sampai selesai di laksanakan di halaman GKPI Jemaat Khusus Teladan Helvetia, Jl. Beringin VI No. 11, Kel. Helvetia, Kec. Medan Helvetia. Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 1000 tamu undangan yang merupakan konstituen dari kecamatan Medan Helvetia.
Pada pemaparannya tentang Sistem Kesehatan Kota Medan tersebut, Duma menekankan pentingnya bagi seluruh warga masyarakat untuk menjaga kesehatan tubuh apalagi kondisi cuaca ekstrem di kota Medan yang tidak dapat diprediksi. Duma menyebutkan, menjaga kebersihan lingkungan adalah salah satu mencegah terjadinya penyebaran penyakit.
‘Jadi selain menjaga makanan dan memenuhi kebutuhan gizi, lingkungan sekitar kita juga perlu di waspadai kebersihannya. Sebab, asal penyakit bukan saja dari kontak manusia ke manusia namun bisa juga akibat lingkungan tempat tinggal kita itu sendiri tidak sehat dan kotor, “sebut wakil rakyat yang kembali duduk menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Medan.
Istri dari Benny Sihotang ini pun menjabarkan isu internasional yang saat ini rame di media sosial dan sudah menjadi pembicaraan dunia termasuk Indonesia. Adanya wabah baru yang menurut kabar telah terjadi di negara China yakni wabah virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang sedang merebak di China. Virus ini menyebar dengan sangat luas dan cepat, menyebabkan lonjakan kasus yang signifikan di wilayah China bagian utara.
“Meski belum ada laporan virus HMPV masuk ke negara Indonesia, tetapi kita tetap harus mewaspadainya. Diambil dari lama web Sehat Negeriku, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dalam mengimbau masyarakat untuk tidak panik tetapi tetap waspada dan menjaga kesehatan guna mencegah risiko penularan virus ini Juru Bicara Kemenkes RI, drg. Widyawati, MKM, menjelaskan bahwa langkah-langkah preventif seperti menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan secara teratur, dan menggunakan masker di tempat umum dapat membantu mengurangi risiko tertular penyakit menular, “kata Duma mengutip dari laman web tersebut.
Sambung Duma lagi, pengalaman dunia dan negara Indonesia pada saat terjadi wabah Covid-19 telah menyebabkan krisis kesehatan dan kemerosotan ekonomi. Untuk itu, Duma menghimbau agar warga kota Medan khususnya warga di Kecamatan Medan Helvetia tetap menjaga kesehatan diri, kesehatan keluarga dan lingkungan masing-masing, agar imun tubuh tetap terjaga dan terhindar dari serangan penyakit pada tubuh.
Pemerintah kota Medan, sambung Duma telah memiliki program Universal Health Coverage (UHC) dan JKMB yang merupakan program Walikota Medan. Sehingga ketika sakit warga kota Medan yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Medan tidak perlu kawatir ketika sakit.
“Namun meskipun program pelayanan kesehatan gratis itu ada, tentunya kita kita tidak ingin sakit. Untuk itu, mari kita sama sama menjaga kesehatan kita masing masing dan tidak lupa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal kita. Caranya, tidak membuang sampah sembarangan dan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Karena tubuh kita adalah aset untuk bekerja mencari uang untuk keluarga, “terang Duma.
Duma juga menyebutkan, lahirnya Sosperda No. 4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan kepada warga. Sehingga warga mengetahui hal dan kewajiban pemerintah kota Medan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya dan hak masyarakat kota Medan dalam mendukung program kesehatan di Kota Medan.
“Perda tentang sistem kesehatan kota Medan ini sangat bermanfaat sekali karena mengatur jaminan untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat kota Medan. Pada Perda No. 4 Tahun 2012 ini terdapat bab dan pasal yang mengatur tentang pelaksanaan Perda tersebut, ” ungkap Duma.
Diakhir pelaksanaan Sosperda yang dilakukan, warga pun semakin memahami hal dan kewajiban pemko Medan tentang layanan kesehatan. Usai melaksanakan kegiatan tersebut, Duma pun membagikan suvenir, nasi kotak kepada seluruh tamu dan undangan yang hadir pada dua sesi acara dan dilanjutkan dengan foto bersama.
“Selamat tahun baru bagi kita semua, semoga tahun 2025 kita semua tetap sehat dan penuh dengan sukacita dan diberkati oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, ” tutup Duma disambut dengan tepuk tangan seluruh konstituen undangan yang hadir. (MR/Irwan)



