Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Ogan Ilir Menggelar Panen Raya Padi di Desa Sejarosakti

Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Ogan Ilir Menggelar Panen Raya Padi di Desa Sejarosakti
Bagikan

METRORAKYAT.COM, INDRALAYA– Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Kabupaten Ogan Ilir (OI), menggelar Panen Raya Padi di Desa Sejarosakti, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumsel. Selasa (10/12/2024).

Panen Raya Padi tersebut dihadiri Bupati Ogan ilir Panca Wijaya Akbar SH, Kepala dinas pertanian Ogan Ilir Abibakri, Sekda Ogan ilir Muhsin Abdullah ST MM, Danramil 402/07 Indralaya, Danki 2 C PELOPOR, Pejabat instansi, Camat Indralaya dan Kades Sejarosakti.

Dalam penyampaiannya Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar SH mengatakan, panen raya program Opla menjadi wujud syukur kepada Allah SWT, atas nikmat berupa potensi alam. Menyadari hal tersebut perlu adanya kesadaran untuk merawat alam sebaik mungkin.

“Kita berharap semoga hasil panen ini terus meningkat di tahun berikutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat langkah-langkah dalam meningkatkan kesejahteraan dan nilai tambah petani, keberhasilan peningkatan ini berkat kerja keras kepala desa Sejarosakti,” kata Bupati Panca.

Bupati Panca melanjutkan, Pemkab Ogan Ilir akan memaksimalkan swadaya pangan sesuai yang diharapkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Kami dari pemerintah kabupaten Ogan ilir juga akan memaksimalkan dengan pemerintah Provinsi Sumsel. Kemarin ada Bapak Wamen yang telah memetakan beberapa lahan tidur untuk dapat dimaksimalkan, termasuk peralatan lahan, pelatihan para kelompok tani dan penyuluhan kelompok tani,” ungkapnya.

Diterangkan Bupati Panca, untuk program Opla ada 6 Kecamatan yang kurang lebih 1.831hektar areal yang memiliki tantangan yang berbeda beda seperti di daerah Pemulutan di area Sungai pring itu beda.

“Kami akan memastikan peralatan yang akan dibeli melalui dari APBD baik Provinsi maupun dari Pemerintah Pusat. Jangan sampai peralatan tersebut tidak maksimal di wilayah petani yang ada di Kabupaten Ogan ilir, untuk bantuan seperti alat tanam Bibit pompa air alat panen termasuk gudang penggilingan padi,” tuturnya

Keberhasilan Kabupaten Ogan ilir menjadi lumbung pangan nasional menjadi pilot project pengembangan sektor pertanian nasional.

“Capaian tersebut menjadi motivasi bagi petani agar memaksimalkan potensi pertanian, mulai dari pemanfaatan teknologi pertanian terbaru, hingga skema hulu hilir pertanian,” tukas Bupati Panca.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Ilir, Abibakri Sidik berharap agar bisa mendorong masyarakat mengembangkan inovasi sesuai bidang masing-masing dan karya yang dikembangkan menjadi solusi alternatif.

“Dengan adanya program Cetak Sawah Pompanisasi di tahun 2025, nanti dapat meningkatkan IP dari satu kali tanam menjadi dua kali tanam,” ungkapnya.

Abibakri Sidik menegaskan, bahwa untuk lahan yang tidak bermanfaat pada program 2024, sebanyak 1.831 hektar. Semoga kedepan menjadi IP 200 dan mampu memberikan hasil yang lebih besar.

“Kita berharap semoga petani di Kabupaten Ogan ilir, lahan yang belum bermanfaat seperti semak belukar agar didaftarkan, seperti cetak sawah jadi yang belum terlaksana di tahun 2024, dapat terlaksana di tahun 2025 sesuai arahan dan harapan Bapak Bupati Ogan Ilir,” pungkasnya. (MR/YOPI007)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News