Kampung Pengawasan Partisipatif Pilkada Resmi Dibuka Ketua Bawaslu Sumut
METRORAKYAT.COM, TANJUNGBALAI – Dalam rangka peresmian kampung pengawasan partisipatif di Jalan Kedaung Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Tanjungbalai Utara Kota Tanjungbalai, Senin (4/11/24)
Adapun turut hadir diantaranya Ketua PN Tanjungbalai Erita Harefa,SH.Sekdakot Nurmalini Marpaung, Kapolres diwakili Waka Polres,Kajari TBA diwakili Danlanal diwakili, Dandim 0208 As diwakili, ketua KPU Fitra Ramadhan Panjaitan, ketua Bawaslu Kota Tanjungbalai Dedy Hendrawan,SH. Forkopimda beserta undangan
lainnya.
Kesempatan ini Camat Sei.Tualang Raso Ibu Maria menyebutkan, dalam rangka Pilkada tahun 2024, kita mengharapkan program ini dapat pengawasan partisipasi bagi masyarakat agar sukses Pemilukada yang akan datang,ujarnya singkat.
Sementara Ketua Bawaslu Kota Tanjungbalai Dedy mengatakan badan pengawas Pemilu dalam hal ini yang dibuat kampung pengawasan adalah untuk parsipasi masyarakat dalam kajian di Kecamatan Sei.Tualang Raso dan bisa menanggani Pilkada bila dalam persoalan, semua kita harapkan Pilkada agar sukses selalu, kemudian jangan ada golput.
Dikatakan ketua Bawaslu, kampung pengawasan ini mengajak masyarakat untuk kerjasama yang mana tentang persoalan pelanggaran Pemilu agar dapat di jaga untuk lebih aman dan kondusif.
Dengan ini harapan dari berbagai pihak dapat saling keterkaitan kerjasamanya,agar KotaTanjungbalai aman dan bebas dari praktek money politik, kiranya dalam kampanye tahun 2024 akan berjalan lancar nantinya.
Sedangkan Waka Polres Tanjungbalai Kompol Pardamean Pardede menegaskan, pencanangan kampung pengawasan Partisipasif ini, kami sangat mendukung dari pihak Kepolisian mengajak masyarakat seperti DPT harus hadir nantinya memberikan hak suaranya, Kemudian semua lapisan masyarakat Tanjungbalai dapat mendukung sukses Pilkada, tukas Pardede.
Dalam kesempatan ini Walikota Tanjungbalai yang diwakili Sekdako Nurmalini Marpaung Kota Tanjungbalai mengatakan, kenapa di Pasar Baru di canangkan kampung pengawasan partisipatif kiranya masyarakat peduli jalannya Pilkada nantinya.
Untuk itu dalam rangka menegakkan keadilan untuk edukasi ke masyarakat dan bukan tanggung jawab KPU namun keterkaitan kita dan masyarakat, baik itu Nelayan bisa pengawasan partisipatif, dan bisa berjalan lancar demi adil dengan berharap dan peduli seluruh masyarakat Tanjungbalai.
Kemudian mari kita semua menyatukan persepsi dan langkah dalam Pilkada serentak, semoga pelaksanaan Pemilukada jangan ada Golput dan tahun ini dapat peningkatan khususnya para Bapak dan Ibu sama sama datang ke TPS jaga kondusif, ujarnya Sekda Nurmalini.
Sementara Lurah Pasar Baru Budi Tanoto menyampaikan, mengajak dan pengawasan oleh masyarakat bila ada temuan pelanggaran berani melaporkannya
M.Aswin Diafari Lubis ketua Bawaslu Propinsi Sumut ketika menyampaikan, tujuan dan makdsud kampung pengawasan bahwa sanya suatu program seluruh propinsi seluruh Indonesia.
Tujuan semuanya program tersebut,untuk mencegah dan memanilisir, karena kalau mengharapkan pada bawaslu tentunya tidak mampu dalam pengawasan tanpa masyarakat, justru terlibatnya partisipasi oleh masyarakat.
Maka dari itu hasil dari yang ada kecurangan dapat diawasi,
lain halnya lagi beda pilihan terjadi yang tidak di ingini, simbol simbol Pilkada salah satu Money politik pelanggaran Pilkada,dan saya yakin seluruh masyarakat Pasar Baru Kota Tanjungbalai semoga dapat mengantisipasi nantinya.
Lain halnya lagi pengawasan seperti kejadian data pemilihan tambahnya yang sudah pindah,atau sudah meninggal masih ada terdata, ini perlu di jaga dan perlu di perhatikan agar jangan terjadi pelanggaran, tandasnya.(MR/Ade).

