Pj.Bupati Kabupaten Simeulue, Teuku Reza Fahlevi: Mempromosikan Objek Wisata di Simeulue Jangan Setengah Hati
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Pj. Bupati Kabupaten Simeulue, Teuku Reza Fahlevi, SE., MM mengaku takjub dengan ke indahan objek wisata yang banyak terdapat di pulau Sinabang kabupaten Simeulue Provinsi Aceh.
Meski asli keturunan Aceh, T. Reza Fahlevi mengaku belum pernah menginjakkan kaki ke Simeulue, barulah setelah Pj. Gubernur Aceh melantik dirinya sebagai Pj.Bupati Simeulue, barulah dia mengetahui jika Kabupaten Simeulue memiliki objek wisata yang mempesona dengan penduduk multi etnik yang rukun dan aman.
“Saat pertama tiba di pulau Simeulue, saya takjub melihat kota yang ternyata sudah ramai dan aktivitas ekonomi nya pun sudah berjalan baik. Meski belum semua lokasi wisata yang dapat saya lihat karena padatnya jadwal acara namun saya melihat bahwa panorama wisata pantai di Kabupaten Simeulue punya potensi besar untuk di kembangkan, “sebut mantan Sekda Aceh Jaya ini. Selasa (3/9) saat menjamu kunjungan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara di komplek Pendopo kediaman bupati.
Selain itu, beberapa pantai juga sudah di kenal memiliki ombak yang bagus sehingga membuat banyak peselancar dunia datang ke pulau Simeulue hanya untuk berselancar. Selain itu, pantai Simeulue juga kerap dijadikan ajang pertandandingan selancar kelas dunia.
“Ada pantai Matanurung. Pantai Busung, Alus-alus, Salur, La’ayon, Pulau Batu Berlayar, Pulau Mincau, dan Pulau Teupah, “ungkap T. Reza Fahlevi.
Disebut T. Reza Fahlevi, peluang pendapatan asli daerah (PAD) akan dapat meningkat salah satunya dari pariwisata. “Tentunya orang ingin datang jauh-jauh ke Simeulue ingin menikmati keindahan wisata dan akan menghabiskan uang untuk belanja, menginap di hotel dan lain sebagainya. Untuk itu, kita jangan setengah hati mempromosikan objek wisata yang ada di Simeulue ini, “tegasnya.
T.Reza Fahlevi menyebutkan, cakupan wilayah Kabupaten Simeulue, memiliki 138 jumlah desa yang meliputi 10 (sepuluh) kecamatan yang terdiri dari Simeulue Timur, Simeulue Cut, Simeulue Tengah, Simeulue Barat, Teupah Tengah, Teupah Selatan, Teupah Barat, Salang, Alafan dan Teluk Dalam ini memerlukan perhatian yang cukup serius dari pemerintah Provinsi maupun Pusat, karena mengingat infrastruktur untuk menempuh pulau ini hanya bisa menggunakan Kapal Laut dan pesawat Susi maupun perintis.
Sementara, kepala dinas pariwisata Kabupaten Simeulue, Asmanudin, SH., MH menyambung pemaparan Pj. bupati, mengatakanj tingkat kunjungan turis mancanegara untuk berselancar yang paling konsisten terjadi antara bulan April sampai Juli.
Untuk penginapan, sambung Asmanudin, Pemkab Simeulue sudah memiliki home stay, quest house dan Hotel.
” Tentunya, pemkab Simeulue terus mendorong agar sektor pariwisata lebih baik lagi. Apalagi ada pantai pantai di Simeulue yang masih natural dan indah. Promosi wisata terus digalakkan bahkan persiapan PON XXI Sumut-Aceh tahun 2024 pemkab Simeulue juga memasang iklan di spot-spot yang banyak dikunjungi para tamu dan peserta Pekan Olahraga Nasional bulan September 2024 ini, “ujarnya didampingi Kabag Pengembangan dan Destinasi dinas Pariwisata Kab. Simeulue, Dedy Ridhovin, ST.
Asmanudin tentunya sangat berterimakasih kepada SMSI Sumut yang mau mengunjungi kabupaten yang berada kurang lebih 150 km dari lepas pantai barat Aceh.
Kadis komunikasi, informatika dan sandi kabupaten Simeulue, Misrahuddin pada kesempatan itu mengatakan siap mendukung program kerja pemkab Simeulue apalagi dibawah pimpinan Pj. Bupati, Teuku Reza Fahlevi yang dinilai sangat inovatif dan penuh kreatifitas.
“Selama dijabat Pj. Bupati Simeulue Teuku Reza Fahlevi dengan terobosan positip sudah membawa perubahan apalagi ada kerjasama dengan awak media lokal dan lembaga media lainnya seperti PWI dan SMSI, tentunya ini akan menjadikan informasi tentang kabupaten Simeulue semakin diketahui khalayak umum bahkan sampai ke seluruh negeri, “ujarnya didampingi Kabag Prokopim Romaidon Darma.(MR/Irwan/Udin)
