Satu Minggu Tim Gabungan Masih Berjibaku  Dibantu Helikopter Water Bombing Padamkan Api

Satu Minggu Tim Gabungan Masih Berjibaku  Dibantu Helikopter Water Bombing Padamkan Api
Bagikan

METRORAKYAT. COM, INDRAGIRI HULU – Tim gabungan yang terdiri dari KPBD Inhu,TNI,Polri,Manggala Agni,Satpol PP, Rekdam PT.Tesso Indah, MPA, dan BBKSDA Kabupaten Indragiri Hulu ( Inhu ) dibantu helikopter satu unit water bombing masih berjibaku memadamkan api dan pendinginan.

Sudah satu minggu ini tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan api di titik koordinat S -0.30640, E 102.51356 yang  berada di area lahan masyarakat Desa Sungai Guntung Hilir  berbatasan Desa Sungai Guntung Tengah, Desa Kuantan Babu , dan Desa Kampung Pulau  Kecamatan  Rengat Kabupaten Inhu.

Namun api belum bisa di padamkan karena kesulitan akses jalan, saat ini dari luas 311,9 hektar di area lahan masyarakat sudah 90 persen bisa di kendalikan ujar Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah ( KPBD ) Pemerintah Inhu, Mulyadi kepada Metrorakyat,Com Sabtu (27/7/2024) malam.

Dikatakan, besok Sabtu 28 Juli 2024 mengupayakan pembuatan jalan bantuan alat berat excavator oleh Perusahaan Perkebunan kelapa sawit PT. Teso Indah Rantau Bakung untuk dapat tim menuju kelokasi karena api mengarah hutan krumutan yang akses jalan mengalami kesulitan oleh tim gabungan untuk memadamkan api.

Akses jalan yang sulit ditempuh dengan roda 4, sehingga harus melansir personil dan peralatan dengan roda 2, dan di area kebakaran arah angin yang berubah-ubah serta bertiup kencang sehingga menyulitkan tim pada saat penyiraman.

Memang sambunya, bahwa beberapa hari ini sudah dilakukan perbaikan jalan menggunakan alat berat excavator, namun jalan dalam kondisi lembab karena debit air tinggi dikanal sehingga alat berat tidak bisa beroperasi dan rodanya tenggelam katanya.

Selanjutnya, untuk memadamkan api tim  membagi jalur pemadaman dengan 10 titik serangan, 8 tim dari arah barat menuju timur,  2 tim dari arah utara ke selatan dan juga tim  melakukan pemadaman langsung dengan teknik memotong dari sisi barat menuju timur dan dari sisi utara menuju selatan agar api tidak meyebar.

Kondisi saat ini kepala api bagian selatan dan barat 90 persen  sudah bisa dikendalikan, tapi masih perlu dilakukan moping up diantara terbakar dengan yang belum terbakar, karena kebakaran  masih belum bisa dijangkau adalah sisi utara yang mengarah ke SM Kerumutan dan timur yang mengarah ke Desa Kampung Pulau akibat  tidak ada akses jalan yang bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 pungkas Mulyadi (MR/Ob )

Metro Rakyat News