Pembangunan 12 Bangunan Ruko di Jalan Jati 3 Jadi Sorotan Publik, Tidak Ada Izin PBG, David Roni Sinaga: Kadis PKPCKTR Medan Harus Tegas, Jangan Permalukan Walikota

Pembangunan 12 Bangunan Ruko di Jalan Jati 3 Jadi Sorotan Publik, Tidak Ada Izin PBG, David Roni Sinaga: Kadis PKPCKTR Medan Harus Tegas, Jangan Permalukan Walikota
Keterangan Foto: Bangunan Ruko 12 unit bangunan ruko berlantai dua (2) yang berlokasi di Jalan Jati 3, Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai kota Medan.(MR/Irwan)
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Ketua Pansus PBG DPRD Kota Medan, David Roni Ganda Sinaga SE sesalkan tidak adanya ketegasan dari pihak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan terkait izin 12 unit bangunan ruko berlantai dua (2) yang berlokasi di Jalan Jati 3, Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai kota Medan.

Menurut David Roni Sinaga, menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan warga masyarakat yang mengetahui adanya pembangunan ruko berlantai dua (2) yang sampai kepadanya, dia sudah pernah menyuratati pihak Dinas PKPCKTR Medan, namun hingga saat ini tidak ada tanggapan.

“Beberapa waktu lalu, Dinas Perkim melalui Kabid PBG Irfan, berjanji akan segera mengirimkan copyan surat peringatan (SP) tersebut. Tapi surat itu tak kunjung dikirim, dan parahnya Kabid Irfan gak bisa lagi saya telpon,”sebutnya, Sabtu (15/6) melalui pesan WA pribadinya.

David Roni Sinaga yang juga ketua pansus PBG dan anggota DPRD Kota Medan yang duduk di komisi IV, kecewa atas sikap pihak dinas PKPCKTR Medan yang ada kesan menutupi.

Apalagi mengatakan sudah menyurati (SP2-red), namun setelah ditelusuri pemko Medan melalui dinas PKPCKTR Medan, belum ada mengirim surat SP. Bahkan terkesan mengelak saat izin bangunan kembali di pertanyakan, “terang David Roni lagi dengan kesal.

Politisi asal dapil empat (4) kota Medan yang kembali duduk periode ke dua (2) ini pun mengatakan agar Walikota Medan memanggil kepala bidang dan kepala dinas PKPCKTR Medan, karena masalah ini sudah lama dan tidak ada respon sama sekali.  “Untuk selanjutnya, segera mengevaluasi kinerja dari kadis PKPCKTR Medan beserta perangkatnya, yang dinilai telah lalai menjalankan tupoksinya.

Dijelaskan David Roni Ganda Sinaga, beberapa waktu lalu, Dinas PKPCKTR  Medan melalui Kabid PBG Irfan, berjanji akan segera mengirimkan copy-an surat peringatan (SP) tersebut. “Tapi surat itu tak kunjung dikirim, dan parahnya Kabid Irfan gak bisa lagi saya telpon,” ucap David Roni Sinaga heran.

Politisi muda dari Partai PDI Perjuangan ini, menegaskan lagi agar jangan sampai kebocoran PAD dari sektor retribusi izin PBG terus terjadi hanya karena adanya ulah oknum yang tidak bertanggungjawab.(MR/Irwan)

 

 

Metro Rakyat News